
Kebiasaan Aneh Siswa SMAN 72 Jakarta yang Menjadi Sorotan
Seorang siswa kelas 12 SMAN 72 Jakarta, bernama FN, kini menjadi pusat perhatian setelah disebut-sebut sebagai pelaku insiden ledakan di sekolahnya sendiri. Remaja berusia 17 tahun ini dikenal memiliki kebiasaan yang cukup aneh di kalangan teman-temannya. Salah satu kebiasaannya adalah menggambar hal-hal yang berbau kekerasan, seperti cipratan darah dan ilustrasi tembakan. Kejadian ini menimbulkan rasa heran dan kekhawatiran dari sejumlah teman sekelasnya.
FN tinggal bersama orang tuanya di sebuah rumah yang juga difungsikan sebagai tempat usaha kuliner. Namun, keluarga ini bukanlah pemilik rumah tersebut. Orang tua FN bekerja di tempat itu dan menumpang tinggal di sana, menjalani kehidupan sederhana jauh dari kesan berlebih. Oleh warga sekitar, F dikenal sosok yang pendiam dan jarang bergaul.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Menurut Ketua RT Setempat, Danny Rumondor, "Yang digeledah tempat usaha kuliner, tempat tinggal anak dari salah satu pekerja di situ." Hal ini menunjukkan bahwa lingkungan hidup FN tidak terlalu mewah dan jauh dari pengaruh eksternal yang bisa memengaruhi perilakunya.
Kebiasaan Aneh di Sekolah
Dari informasi yang didapatkan, terduga pelaku memang dikenal sebagai sosok yang jarang bergaul. Z, salah satu siswa di SMA tersebut menyebut terduga pelaku sering menyendiri sambil melakukan aktivitas tak biasa. Ia melihat terduga pelaku menggambar hal-hal yang membuat teman-temannya heran.
“Katanya dia selalu menyendiri, sering buat gambar-gambar atau foto-foto kayak tentang darah dan tembak-tembakan gitu,” ujar Z. Menurut Z, kabar yang beredar di kalangan siswa menyebut remaja tersebut pernah menjadi korban perundungan. Kondisi itu diduga membuatnya semakin tertutup dari lingkungan sekitar.
Ledakan di Lingkungan Sekolah
Ledakan tersebut terjadi di lingkungan sekolah pada Jumat (7/11/2025) sekitar pukul 12.15 WIB, bertepatan dengan pelaksanaan salat Jumat di masjid sekolah. Beberapa menit sebelum waktu salat Jumat, tiga kali ledakan terdengar dari area sekolah dan membuat siswa serta guru panik berlarian menyelamatkan diri.
Guru SMAN 72, Totong Koswara, menjadi salah satu saksi yang melihat langsung kepanikan tersebut. “Setelah ada ledakan, bubar, kabur semua, ketakutan. Ambulans langsung pada datang, alhamdulillah,” ujar Totong dalam tayangan KompasTV. Menurut Totong, ledakan pertama terdengar dari dalam masjid sekolah, disusul dua ledakan lainnya di area luar.
“Kalau kerusakan di dalam enggak ada, tapi titik ledakan di dalam masjid dan di luar. Ada tiga titik ledakan, jaraknya enggak lama,” jelasnya. Beberapa siswa yang berada di sekitar lokasi langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat. “Korban banyak, ada sampai 10. Jumlah keseluruhan saya belum tahu karena langsung dibawa ke rumah sakit di Cempaka Putih,” tambah Totong.
Penyelidikan oleh Pihak Berwajib
Saat ini, polisi masih menyelidiki penyebab ledakan yang terjadi di SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). Tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Polda Metro Jaya telah dikerahkan untuk menyisir lokasi kejadian. “Langkah-langkah yang sudah kita lakukan pertama adalah olah tempat kejadian perkara (TKP), pemasangan police line, dan sterilisasi oleh Jibom Brimob Polda,” ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri.
Postingan Siswa SMAN 72 Jakarta
Sementara itu, di media sosial siswa SMAN 72 Jakarta sempat memposting video sebelum terjadi ledakan. Video itu diunggah oleh pemilik akun TikTok j. Di video itu, terlihat para siswa sedang berada di dalam kelas. Mereka kemudian membuat video konten melompat saat tak ada pelajaran di kelas. Belasan siswa itu melompat sambil diiringi musik. Video itu dibuat jauh sebelum ledakan itu terjadi, yakni pada 16 September 2025.
Ia hanya menambahkan caption hastag @sman72jakarta#git. Rupanya video itu viral setelah terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta. "nak ibu boleh tanya tadi ada kejadian apa di 72," tulis akun @Ratna89. "ada ledakan ya," tanya akun mqmqk. Kemudian pemilik akun j pun membalas komentar tersebut. Ia membalas dengan emoji dua tangan menyatu. Dirinya juga berkomentar pada postingan itu diduga soal ledakan tersebut. "hanya tuhan yang tau," tulis dia.
Rupanya ada yang mengatakan kalau ledakan itu dipicu adanya bullying di sekolah tersebut. "Bullying pake airsoft gun," tulis akun AL. Namun hal itu dibantah oleh pemilik akun. "jangan sebarkan hoaks," balasnya.