Sekda Demak Pantau Kinerja Ekonomi Kreatif 2025

admin.aiotrade 16 Des 2025 3 menit 17x dilihat
Sekda Demak Pantau Kinerja Ekonomi Kreatif 2025
Sekda Demak Pantau Kinerja Ekonomi Kreatif 2025

Evaluasi Kinerja Pengembangan Ekonomi Kreatif di Kabupaten Demak

Pemerintah Kabupaten Demak menggelar Rapat Evaluasi Kinerja Pengembangan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Tahun 2025 di Gedung Grhadika Bina Praja, Senin (15/12/2025). Acara ini dihadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari Komite Ekonomi Kreatif (KEK) dan perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Tujuan dari rapat ini adalah untuk mengevaluasi kinerja sektor ekonomi kreatif dan mencari solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Demak, Akhmad Sugiharto, menyampaikan bahwa sektor ekonomi kreatif masih menghadapi beberapa kendala. Salah satunya adalah belum optimalnya peran Komite Ekonomi Kreatif. Selain itu, OPD pengampu subsektor ekraf dinilai kurang aktif dalam menjalankan tugasnya. Masalah lainnya adalah minimnya pemahaman terhadap roadmap pengembangan ekonomi kreatif daerah.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Tantangan Utama dalam Pengembangan Ekraf

Beberapa tantangan utama yang disebutkan oleh Akhmad Sugiharto antara lain:

  • Peran KEK yang belum optimal – Komite Ekonomi Kreatif belum mampu memainkan peran yang efektif dalam mendukung pengembangan ekraf.
  • Kurang aktifnya OPD – Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab atas subsektor ekraf dinilai kurang responsif dalam melaksanakan program dan kebijakan.
  • Minimnya pemahaman roadmap ekraf – Banyak pihak masih kurang memahami strategi pengembangan ekonomi kreatif yang telah ditetapkan.

Selain itu, belum tersedianya kantor atau sekretariat KEK juga menjadi hambatan. Hal ini dinilai mengurangi koordinasi, komunikasi, dan keberlanjutan aktivitas operasional. Kondisi ini berdampak pada belum tergarapnya potensi ekonomi kreatif secara maksimal, sehingga kontribusinya terhadap perekonomian lokal masih terbatas.

“Ketidakaktifan ini berpengaruh pada peluang usaha yang terhambat, keterbatasan akses, serta potensi ekonomi yang belum memberikan dampak signifikan bagi masyarakat,” ujar Akhmad Sugiharto.

Kolaborasi Lintas OPD dan Pelaku Ekraf

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Demak, Endah Cahyarini, menjelaskan bahwa rapat evaluasi ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk memperkuat kolaborasi lintas OPD dan pelaku ekonomi kreatif. Sinergi tersebut diharapkan dapat mendorong kebangkitan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan.

Endah Cahyarini menambahkan bahwa dengan kolaborasi yang kuat, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan berkembang lebih optimal dan mampu memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Demak.

Langkah-Langkah yang Diperlukan

Untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut, beberapa langkah diperlukan, seperti:

  • Membentuk sekretariat KEK – Adanya kantor atau sekretariat KEK akan memudahkan koordinasi dan komunikasi antar pihak terkait.
  • Meningkatkan partisipasi OPD – OPD harus lebih aktif dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya terkait pengembangan ekraf.
  • Meningkatkan pemahaman roadmap ekraf – Pelatihan dan sosialisasi tentang roadmap pengembangan ekraf perlu dilakukan agar semua pihak memahami tujuan dan strategi yang diterapkan.

Dengan langkah-langkah tersebut, diharapkan sektor ekonomi kreatif di Kabupaten Demak dapat berkembang secara maksimal dan memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian lokal.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan