Sekolah di Kota Batu Dapat Dana Segar Rp1,7 Miliar untuk Perbaikan Fasilitas

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 23x dilihat
Sekolah di Kota Batu Dapat Dana Segar Rp1,7 Miliar untuk Perbaikan Fasilitas
Sekolah di Kota Batu Dapat Dana Segar Rp1,7 Miliar untuk Perbaikan Fasilitas

Pemkot Batu Berikan Dukungan Dana Revitalisasi untuk Perbaikan Sekolah

Setelah sempat menghadapi kendala akibat pemblokiran Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dari pemerintah pusat, dunia pendidikan di Kota Batu kini kembali mendapat angin segar. Pemerintah Kota (Pemkot) Batu memberikan dukungan baru berupa dana revitalisasi yang bertujuan untuk membiayai rehabilitasi sejumlah sekolah yang membutuhkan perbaikan.

Dalam skema dana revitalisasi ini, terdapat lima sekolah yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat. Kelima sekolah tersebut adalah SMP Negeri 4 Batu, SMP Muhammadiyah 8, SMP Arjuno, SD Negeri Sumbergondo 1, dan SD Negeri Temas 1. Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkot Batu dalam memastikan keberlanjutan fasilitas pendidikan di wilayahnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu, M. Chori, menjelaskan bahwa total dana revitalisasi yang dikucurkan mencapai Rp1,7 miliar. Jumlah tersebut kemudian disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sekolah agar proses rehabilitasi berjalan optimal.

“Dana revitalisasi ini memiliki fungsi serupa dengan DAK sebelumnya, hanya saja mekanismenya berbeda. Alokasinya disesuaikan dengan kebutuhan setiap satuan pendidikan,” ujar Chori.

Ia menjelaskan bahwa DAK fisik sebelumnya diatur melalui Peraturan Presiden Nomor 57 Tahun 2024 dan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 25 Tahun 2024. Namun kini, dengan skema baru ini, penyaluran dana menjadi lebih langsung dan fleksibel karena dana revitalisasi dikirim langsung ke rekening sekolah penerima.

Adapun jenis rehabilitasi yang dibiayai melalui dana tersebut mencakup perbaikan ruang kelas, toilet, musala, Unit Kesehatan Sekolah (UKS), hingga ruang kelas bersama. Semua ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan layak bagi para siswa.

Berbeda dari DAK yang dikelola melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), mekanisme dana revitalisasi memungkinkan sekolah memiliki rekening khusus sehingga mereka dapat lebih cepat melakukan proses pelaksanaan kegiatan tanpa harus menunggu panjangnya birokrasi.

Chori menambahkan bahwa meskipun pihaknya tidak mengetahui secara detail pembagian alokasi tiap sekolah, ia menilai skema baru ini sangat membantu dalam percepatan pembangunan sektor pendidikan.

“Rehabilitasi fasilitas sekolah membutuhkan anggaran besar, sehingga dukungan pemerintah pusat ini sangat berarti,” jelasnya.

Ia berharap, pada tahun berikutnya, jumlah sekolah penerima dana revitalisasi bisa bertambah. “Tahun depan semoga lebih banyak sekolah yang mendapat bantuan. Untuk proyeksi tahun 2026, kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari pusat,” pungkasnya.

Jenis Rehabilitasi yang Dibiayai oleh Dana Revitalisasi

  • Perbaikan ruang kelas
  • Perbaikan toilet
  • Pembangunan atau perbaikan musala
  • Pengembangan Unit Kesehatan Sekolah (UKS)
  • Perbaikan ruang kelas bersama

Manfaat dari Skema Dana Revitalisasi

  • Penyaluran dana yang lebih langsung dan fleksibel
  • Sekolah memiliki rekening khusus untuk mempercepat proses pelaksanaan kegiatan
  • Alokasi dana disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing satuan pendidikan
  • Menciptakan lingkungan belajar yang aman, bersih, dan layak


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan