
Dukungan Kepala Sekolah terhadap Program Sekolah Gratis di Sorong
Kepala SMA Negeri 4 Kota Sorong, Agustinus Kambuaya, memberikan dukungan penuh terhadap program sekolah gratis yang dicanangkan oleh Pemerintah Kota Sorong. Program ini dianggap sebagai langkah penting dalam membantu masyarakat yang kurang mampu, khususnya di wilayah Pulau Doom yang sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan.
Menurut Agustinus, kebijakan yang diambil oleh Wali Kota Sorong Septinus Lobat tersebut sangat bermanfaat bagi keluarga siswa yang memiliki kondisi ekonomi tidak stabil. Ia menjelaskan bahwa banyak orang tua siswa mengalami kesulitan dalam memenuhi biaya pendidikan seperti SPP dan kebutuhan seragam. Sebelum adanya program ini, masalah biaya sering menjadi kendala utama dalam proses pendaftaran siswa baru.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Biasanya saat pendaftaran, orang tua sering mengeluh tentang biaya SPP. Namun, sekarang mereka merasa sangat terbantu,” ujarnya.
Agustinus menekankan bahwa program sekolah gratis tidak hanya meringankan beban finansial, tetapi juga menjadi dorongan moral bagi anak-anak untuk bersekolah tanpa khawatir akan biaya keluarga. Ia menyatakan bahwa kini tugas utama adalah bagaimana anak-anak tersebut bersedia melanjutkan pendidikan mereka.
Pihak sekolah telah mengirimkan data siswa kepada Dinas Pendidikan Kota Sorong untuk keperluan realisasi subsidi seragam sekolah gratis. Menurut Agustinus, data tersebut sudah dikirimkan dan kemungkinan besar akan segera direalisasikan dalam beberapa minggu mendatang.
Ia menjelaskan bahwa bantuan seragam akan difokuskan pada siswa baru tahun ajaran 2025/2026 agar mereka dapat merasakan manfaat dari program tersebut sejak awal masuk sekolah.
“Kami tinggal menunggu realisasinya,” katanya.
SMA Negeri 4 Kota Sorong memiliki total siswa sebanyak 244 orang, dengan sekitar 80 siswa baru yang diterima tahun ini. Sekolah ini menjadi harapan besar bagi warga Pulau Doom untuk mendapatkan akses pendidikan menengah tanpa harus menyeberang ke daratan utama Kota Sorong.
Warga Pulau Doom sebagian besar bekerja sebagai nelayan, sehingga adanya program sekolah gratis membuat mereka tidak perlu lagi memikirkan biaya tambahan seperti uang sekolah atau seragam.
Agustinus menegaskan bahwa program ini sangat penting dalam meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat setempat. Ia berharap program ini bisa berkelanjutan dan memberikan dampak positif jangka panjang bagi para siswa dan keluarga mereka.
Dengan adanya program ini, diharapkan lebih banyak anak-anak dari kalangan kurang mampu bisa menikmati pendidikan yang layak dan berkualitas. Hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di wilayah Pulau Doom dan sekitarnya.