Selain Soeharto, 9 Tokoh Lain Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional 2025

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 18x dilihat
Selain Soeharto, 9 Tokoh Lain Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional 2025
Selain Soeharto, 9 Tokoh Lain Layak Dapat Gelar Pahlawan Nasional 2025

Penghargaan Gelar Pahlawan Nasional untuk Sepuluh Tokoh di Peringatan Hari Pahlawan

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memberikan gelar Pahlawan Nasional kepada sepuluh tokoh pada peringatan Hari Pahlawan yang jatuh pada hari Senin, 10 November 2025. Salah satu nama yang menjadi sorotan publik adalah Presiden ke-2 RI, Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi besar para tokoh dalam membangun bangsa dan negara.

Penyerahan Gelar di Istana Negara

Prosesi penganugerahan gelar Pahlawan Nasional dilaksanakan di Istana Negara, Jakarta, dan disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden. Gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada putri sulungnya, Siti Hardijanti Rukmana atau Tutut Soeharto, selaku ahli waris. Tutut didampingi oleh adiknya, Bambang Trihatmodjo.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Keputusan penganugerahan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional. Soeharto ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional di bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik atas kontribusinya sejak masa kemerdekaan, termasuk saat menjabat sebagai Wakil Komandan BKR Yogyakarta dan memimpin pelucutan senjata pasukan Jepang di Kota Baru pada tahun 1945.

Daftar Tokoh Pahlawan Nasional 2025

Selain Soeharto, sembilan tokoh lain juga mendapatkan gelar Pahlawan Nasional tahun ini. Mereka berasal dari berbagai latar belakang perjuangan, mulai dari politik, hukum, pendidikan, sosial, hingga militer. Berikut daftarnya:

  • K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam. Mantan Presiden ke-4 RI yang dikenal sebagai tokoh pluralisme, demokrasi, dan pembela hak asasi manusia.
  • Marsinah – Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan. Aktivis buruh perempuan asal Jawa Timur yang gugur dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.
  • Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Bidang Perjuangan Hukum dan Politik. Tokoh hukum nasional dan mantan Menteri Luar Negeri yang berjasa dalam pengembangan ilmu hukum serta politik luar negeri Indonesia.
  • Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Bidang Perjuangan Pendidikan Islam. Tokoh perempuan dari Sumatra Barat yang menjadi pelopor pendidikan dan emansipasi perempuan di ranah Minang.
  • Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Bidang Perjuangan Bersenjata. Tokoh militer penting yang terlibat dalam operasi pembebasan Irian Barat dan peristiwa sejarah nasional lainnya.
  • Sultan Muhammad Salahuddin – Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi. Tokoh asal Nusa Tenggara Barat yang berjasa dalam mempertahankan kedaulatan dan memperjuangkan pendidikan rakyatnya.
  • Syaikhona Muhammad Kholil – Bidang Perjuangan Pendidikan Islam. Ulama besar dari Jawa Timur yang berperan penting dalam pengembangan pendidikan Islam dan perjuangan kemerdekaan.
  • Tuan Rondahaim Saragih – Bidang Perjuangan Bersenjata. Tokoh dari Sumatra Utara yang berjuang melawan penjajahan dan membangkitkan semangat nasionalisme di daerahnya.
  • Zainal Abidin Syah – Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi. Tokoh dari Maluku Utara yang berperan dalam memperjuangkan kemerdekaan dan mempertahankan kedaulatan daerahnya.

Proses Penetapan Gelar Pahlawan Nasional

Penetapan sepuluh tokoh ini sebagai Pahlawan Nasional dilakukan melalui proses panjang. Usulan berasal dari pemerintah daerah masing-masing, kemudian diverifikasi oleh Kementerian Sosial sebelum diajukan ke Presiden untuk keputusan akhir.

Penganugerahan gelar ini menjadi bentuk penghargaan negara atas jasa dan dedikasi para tokoh dalam perjuangan membangun bangsa, baik di bidang sosial, pendidikan, politik, maupun pertahanan. Pemerintah berharap penganugerahan ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus meneladani semangat perjuangan mereka.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan