
Pembangunan SMA Unggul Garuda di Belitung Timur
SMA Unggul Garuda akan dibangun di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur. Bila seluruh tahapan berjalan sesuai rencana, pembangunan fisik akan dimulai pada November 2025. Kemendiktisaintek menargetkan tahun ajaran baru 2026 sudah dapat dimulai di SMA Unggul Garuda.
Wamendiktisaintek, Prof. Stella Christie, menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda akan memberikan kesempatan beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga yang kurang mampu. Selain itu, seleksi masuk akan dilakukan secara ketat dengan mengutamakan tiga kriteria utama: prestasi akademik, latar belakang ekonomi, dan geografi.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Semangat Tara untuk Menjadi Tentara
Di tengah kehidupan sehari-hari yang penuh tantangan, Lentera Dipantara, bocah berusia 13 tahun yang akrab disapa Tara, memiliki impian besar. Ia ingin menjadi tentara dan yakin bahwa SMA Unggul Garuda adalah jalan terbaik untuk meraih mimpinya.
“Jika saya bisa masuk ke SMA Unggul Garuda, saya yakin saya akan lebih disiplin dan lebih siap. Di sana, saya bisa belajar banyak tentang mental dan kedisiplinan. Itu yang penting untuk menjadi tentara,” ujar Tara dengan suara penuh keyakinan.
Tara tahu, untuk memasuki SMA Unggul Garuda, ia harus bersaing dengan banyak siswa lain dari seluruh daerah. Karenanya, sejak awal tahun, ia sudah mempersiapkan diri dengan tekun dan menambah jam belajar hingga larut malam. Rutin belajarnya terbilang ketat. Setelah pulang sekolah, Tara melanjutkan les di bimbingan belajar untuk memperdalam ilmu di bidang akademik hingga sore hari. Malam harinya, ia kembali mengulang materi dan mengerjakan soal-soal hingga larut malam. Tak ketinggalan, Tara juga aktif berlatih taekwondo serta bermain bola untuk mengasah sisi nonakademiknya.
Tiga Kriteria Utama dalam Seleksi Masuk
Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, menjelaskan bahwa SMA Unggul Garuda akan memberikan kesempatan beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga yang kurang mampu. Selain itu, seleksi masuk akan dilakukan secara ketat dengan mengutamakan tiga kriteria utama: prestasi akademik, latar belakang ekonomi, dan geografi.
“Setiap siswa akan dinilai berdasarkan kemampuan mereka di tiga mata pelajaran inti: Matematika, Bahasa Indonesia, dan satu mata pelajaran lainnya. Harapannya, siswa yang diterima adalah mereka yang tidak hanya cerdas, tetapi juga punya semangat dan komitmen yang tinggi,” ujar Stella Christie kepada Pos Belitung.
Dampak ke Warga Sekitar
Kehadiran SMA Unggul Garuda bukan hanya dinanti Tara. Di Desa Mayang, yang terletak tidak jauh dari lokasi pembangunan, warga setempat juga merasakan gelora harapan. Komar, seorang pemilik warung kopi yang terletak di dekat lokasi pembangunan, mengungkapkan betapa besar dampak yang ia rasakan sejak pembangunan SMA Unggul Garuda diumumkan.
“Sejak ada kabar tentang sekolah ini, jalan-jalan di sekitar sini mulai ramai. Banyak orang yang datang untuk melihat proyek ini. Bagi kami, ini adalah peluang besar,” ujar Komar sambil meneguk secangkir kopi panas.
Komar bercerita tentang harapannya agar pembangunan sekolah segera selesai, agar dampak positifnya bisa dirasakan oleh seluruh warga Desa Mayang.
Merasa Bangga
Fezzi Uktolseja, Ketua DPRD Belitung Timur, mengungkapkan rasa bangganya atas terwujudnya sekolah ini di tanah Belitung Timur. “Ini adalah keberuntungan besar. SMA Unggul Garuda adalah bukti nyata bahwa pendidikan di daerah kita kini mendapat perhatian serius. Kami sudah berjuang keras untuk memastikan sekolah ini hadir di sini,” ujar Fezzi dengan semangat tinggi.
Rp200 Miliar Digelontorkan
Harapan masyarakat Belitung Timur untuk memiliki sekolah unggulan bertaraf nasional kian mendekati kenyataan. Pemerintah pusat melalui Kementerian terkait telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp200 miliar untuk pembangunan SMA Unggul Garuda yang berlokasi di Kecamatan Kelapa Kampit, Kabupaten Belitung Timur, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Belitung Timur, Ilfan Suryawan, menyampaikan bahwa proses pembangunan kini memasuki tahap akhir persiapan. “Kemarin kami sempat ngobrol dengan pihak Kemendiktisaintek. Mereka sudah mem-budgeting sejumlah Rp200 miliar, dan saat ini sedang dalam proses lelang kontraktor,” kata Ilfan.
Persiapan Tahap Awal
Pembangunan tahap awal akan difokuskan pada fasilitas utama, seperti gedung sekolah, asrama, dan sarana pendukung lainnya, agar bisa segera digunakan. “Prioritas kita membangun fasilitas utama dulu seperti bangunan sekolah, asrama, dan fasilitas dasar lainnya,” jelas Ilfan.
Dukungan Penuh dari Bupati
Bupati Belitung Timur, Kamarudin Muten, dengan senyuman menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Sekolah Garuda di Desa Mayang, Kecamatan Kelapa Kampit. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyediaan lahan seluas 25 hektare, termasuk akses jalan masuk yang menjadikan total luas kawasan mencapai 30 hektare.
“Kami menyediakan tanah 25 hektare, termasuk jalan masuknya jadi 30 hektare, untuk lokasi SMA Unggul Garuda,” ujar Bupati Kamarudin.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendorong terwujudnya pembangunan sekolah tersebut, terutama Wakil Kemendiktisaintek RI dan Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) yang turut memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan di Belitung Timur.