
Acara Lirboyo Bersholawat Memperingati Hari Santri Nasional 2025
Ribuan santri dan jamaah Syekhermania memenuhi Lapangan Barat Muktamar Pondok Pesantren Lirboyo pada malam hari Senin (20/10/2025). Mereka larut dalam alunan sholawat yang menggema penuh kekhusyukan dalam acara Lirboyo Bersholawat yang digelar untuk memperingati Hari Santri Nasional 2025. Acara akbar tersebut dihadiri langsung oleh Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati bersama Wakil Wali Kota Qowimuddin. Turut hadir pula Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Ketua Umum PBNU KH. Yahya Cholil Staquf, serta para masayikh dan pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo.
Lantunan sholawat dipimpin oleh Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf yang berhasil menciptakan suasana religius penuh haru. Ribuan santri tampak kompak bershalawat, mengibarkan bendera dan bersorak "Allahu Allah" dalam irama yang menggema hingga ke sudut lapangan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa pesantren adalah kekuatan utama bangsa. Ia menyampaikan bahwa pesantren menjadi soko guru pendidikan di Indonesia. Sebelum ada pendidikan formal, para ulama-lah yang mendidik anak bangsa dan menanamkan nilai cinta tanah air, hubbul waton minal iman.
Khofifah juga menyoroti kiprah luar biasa Pondok Pesantren Lirboyo yang telah melahirkan banyak alumni dan pesantren cabang di seluruh Indonesia bahkan mancanegara. Ia menjelaskan bahwa jika bicara tentang Lirboyo, bukan hanya Kediri saja. Ada Lirboyo di banyak daerah, bahkan di luar negeri. Ini bukti bahwa ekosistem pesantren sangat kuat.
Selain itu, Khofifah mengapresiasi inovasi pesantren dalam menjaga lingkungan melalui pengelolaan sampah mandiri. Ia menyampaikan bahwa di Lirboyo, pengolahan limbah dilakukan secara luar biasa. Hal ini sejalan dengan program Bapak Presiden Prabowo tentang pemilahan sampah. Dari sampah bisa jadi rupiah, bahkan barokah. Ia berharap pesan ini disampaikan kepada dunia, bahwa dari Lirboyo lahir kekuatan menjaga lingkungan dan ekonomi pesantren yang luar biasa.
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati juga menyampaikan rasa syukurnya atas keberadaan pesantren-pesantren besar di Kota Kediri, termasuk Lirboyo. Ia menilai pondok pesantren memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat. Pembangunan Kota Kediri tak lepas dari peran pesantren. Bersama para kiai dan santri, ia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Vinanda juga memohon dukungan dan doa dari para ulama agar pemerintahan Kota Kediri senantiasa diberi keberkahan. Ia berharap roda pemerintahan di Kota Kediri selalu mendapat rahmat dan bimbingan Gusti Allah.
Acara Lirboyo Bersholawat juga dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain KH. Anwar Manshur, KH. Abdullah Kafabihi Mahrus, Ketua PWNU Jatim KH. Abdul Hakim Mahfudz, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin, hingga jajaran Forkopimda Kota Kediri.
Peran Pesantren dalam Pendidikan dan Lingkungan
Pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan agama, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter yang kuat. Di tengah perkembangan teknologi dan pendidikan modern, pesantren tetap menjadi salah satu institusi yang membentuk generasi muda yang beriman dan bertanggung jawab. Selain itu, pesantren juga aktif dalam menjaga lingkungan melalui berbagai inovasi, seperti pengelolaan sampah mandiri dan penggunaan energi terbarukan.
Pengelolaan sampah mandiri di pesantren seperti Lirboyo menunjukkan komitmen pesantren dalam menjaga kebersihan lingkungan. Inisiatif ini tidak hanya membantu menjaga kebersihan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi positif. Sampah yang dikelola dengan baik dapat diubah menjadi sumber daya tambahan, sehingga memberikan manfaat bagi pesantren maupun masyarakat sekitarnya.
Kehadiran Tokoh-Tokoh Penting
Kehadiran tokoh-tokoh penting dalam acara Lirboyo Bersholawat menunjukkan bahwa acara ini memiliki makna yang lebih dalam. Keberadaan para tokoh seperti Gubernur Jawa Timur, Wali Kota Kediri, dan para ulama menunjukkan bahwa pesantren memiliki peran strategis dalam kehidupan masyarakat dan pemerintahan. Mereka memberikan dukungan dan apresiasi terhadap kiprah pesantren dalam berbagai bidang, termasuk pendidikan, lingkungan, dan sosial.
Kesimpulan
Acara Lirboyo Bersholawat merupakan momen penting dalam memperingati Hari Santri Nasional 2025. Selain sebagai bentuk kekhusyukan dalam beribadah, acara ini juga menjadi ajang untuk menunjukkan peran pesantren dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Dengan kehadiran tokoh-tokoh penting dan partisipasi ribuan santri, acara ini menjadi bukti bahwa pesantren masih relevan dan berkontribusi signifikan dalam kehidupan masyarakat saat ini.