Senat AS Bahas Anggaran Sementara untuk Akhiri Shutdown Pemerintah

admin.aiotrade 10 Nov 2025 3 menit 16x dilihat
Senat AS Bahas Anggaran Sementara untuk Akhiri Shutdown Pemerintah


aiotrade, JAKARTA — Pemimpin Partai Republik di Senat AS, John Thune, mengatakan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri penutupan pemerintahan selama 40 hari mulai menunjukkan tanda-tanda kemajuan. Rencana pemungutan suara uji coba akan dilakukan pada Minggu (9/11/2025) waktu setempat terkait paket anggaran terbatas. Namun, masih ada ketidakpastian apakah Partai Demokrat akan mendukung langkah tersebut.

Sebagian besar anggota Partai Demokrat tetap mempertahankan posisi mereka, dengan menuntut agar perpanjangan subsidi Obamacare bagi warga berpenghasilan rendah selama satu tahun dimasukkan dalam kesepakatan pembukaan kembali pemerintahan. Menurut laporan dari Bloomberg, Thune menyatakan bahwa dirinya akan melihat hasil pemungutan suara untuk mengetahui apakah ada tambahan 10 suara dari Partai Demokrat yang mendukung rencana tersebut.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Dia juga menyebutkan bahwa teks paket anggaran baru akan segera dikeluarkan, dan pemungutan suara diperkirakan akan berlangsung dalam waktu 4 hingga 6 jam setelahnya. Sementara itu, Menteri Perhubungan Sean Duffy memberikan peringatan bahwa lalu lintas udara bisa mengalami penurunan drastis selama libur Thanksgiving jika kebuntuan anggaran tidak segera berakhir.

Senat telah menyiapkan rancangan undang-undang sementara yang akan mendanai Departemen Pertanian, Departemen Urusan Veteran, Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA), serta lembaga legislatif hingga 30 September 2026. Lembaga pemerintah lainnya kemungkinan akan menerima dana hingga 31 Januari 2026.

Untuk pertama kalinya sejak penutupan dimulai, para senator tetap berada di Washington selama akhir pekan setelah Presiden Donald Trump menegur mereka agar tidak meninggalkan kota sebelum kebuntuan anggaran terselesaikan. Partai Demokrat, yang baru saja meraih kemenangan besar dalam pemilu lokal di beberapa negara bagian, sempat melunakkan tuntutan mereka dengan menawarkan perpanjangan kredit pajak untuk subsidi Obamacare selama satu tahun sebagai imbalan pembukaan kembali pemerintahan.

Namun, Partai Republik langsung menolak usulan tersebut, meskipun kedua kubu mulai melakukan pembicaraan informal untuk mencari jalan tengah. Trump terus menekan senator Partai Republik melalui media sosial agar menghapus aturan filibuster, sehingga partainya bisa meloloskan RUU dengan suara mayoritas sederhana tanpa memerlukan 60 suara dukungan.

Dia juga melontarkan ide memberikan bantuan langsung kepada warga untuk membayar biaya kesehatan, tanpa menunjukkan keinginan bernegosiasi dengan Demokrat. “Selama beberapa minggu terakhir, ia lebih banyak menghabiskan waktu di lapangan golf ketimbang berbicara dengan anggota Demokrat yang mewakili setengah populasi negara ini untuk mencari solusi bipartisan,” ujar Pemimpin Demokrat di DPR Hakeem Jeffries.

Dampak penutupan pemerintahan semakin terasa seiring berlarutnya krisis ini. Pegawai federal belum menerima gaji, sementara dana darurat untuk membiayai tunjangan dan membayar personel militer semakin menipis. Tumpukan permohonan pengembalian pajak, pinjaman usaha kecil, dan aplikasi federal lainnya juga terus meningkat.

Para anggota parlemen memperingatkan sejumlah titik kritis — mulai dari kekacauan penerbangan hingga keterlambatan bantuan pangan — yang bisa menjadi pemicu diakhirinya shutdown. Namun, sejauh ini belum ada tanda-tanda jelas kapan kebuntuan tersebut akan berakhir, meningkatkan ketidakpastian politik dan ekonomi.

Penutupan pemerintahan ini diperkirakan menelan biaya sekitar US$15 miliar per pekan bagi perekonomian AS. Kantor Anggaran Kongres (CBO) memperkirakan, shutdown dapat memangkas pertumbuhan PDB riil tahunan sebesar 1,5% pada kuartal keempat tahun ini. Sentimen konsumen juga turun ke level terendah dalam tiga tahun pada Jumat lalu di tengah kekhawatiran terhadap harga, pekerjaan, dan dampak penutupan pemerintahan yang berkepanjangan.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan