
aiotrade
- Pemerintah Irlandia mengumumkan bahwa program percontohan yang memberikan tunjangan mingguan kepada para seniman dan pekerja kreatif akan dijadikan permanen.
Diketahui, program Basic Income for the Arts (BIA) atau Pendapatan Dasar untuk Seni ini pertama kali diperkenalkan pada tahun 2022. Awalnya, program dijalankan sebagai proyek percontohan dari 2022 hingga 2025 dan membantu sebanyak 2.000 seniman. Besaran tunjangan para seniman dan pekerja kreatif ini senilai 325 euro per minggu. Artinya, para seniman bakal menerima sekitar 1.500 dollar Amerika Serikat (AS) atau Rp 24,9 juta per bulan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam program permanen, proses pendaftaran akan dimulai September 2026 yang memungkinkan adanya 200 seniman tambahan untuk memperoleh dana tunjangan tersebut.
Alasan Irlandia beri tunjangan ke seniman
Tunjangan diberikan untuk mengurangi ketidakstabilan keuangan yang semakin banyak dialami seniman dan pelaku industri kreatif. Mulanya, gagasan ini kali pertama muncul saat pandemi Covid-19 terjadi. Mantan Menteri Kebudayaan Irlandia Catherine Martin kemudian menugaskan satuan tugas untuk mencari cara agar pemerintah dapat mendukung para seniman, dan merekomendasikan uji coba pendapatan dasar.
"Kekhawatiran tentang bagaimana mencari nafkah benar-benar memengaruhi kreativitas para seniman," ujar Martin. Dia menyampaikan, pemberian tunjangan diharapkan bisa memberikan ruang bagi para seniman untuk tetap berkarya.
Tunjangan memberikan dampak positif
Seniman di Dublin, Elinor O'Donovan mengaku sangat terbantu dengan adanya tunjangan tersebut. "Ini sangat besar," ucapnya. "Program ini telah mengubah karya saya dan juga kesejahteraan saya secara umum," imbuh O'Donovan.
Hasil studi independen juga menunjukkan bahwa program ini memberikan dampak positif yang nyata terhadap kehidupan penerimanya. Terlebih lagi pada abad ke-21 ketika para seniman dihadapkan dengan kemajuan Artificial Intelligence (AI). Radio CDC juga mengabarkan bahwa sebuah kelompok konsultan eksternal bernama Alma Economics menemukan bahwa program tunjangan untuk para seniman meningkatkan keterlibatan dengan dunia seni dan mengimbangi sebagian biaya melalui pemungutan pajak dan pengurangan tunjangan kesejahteraan.
Laporan di dalam studi juga menemukan bahwa program ini berhasil membantu para penerimanya. Salah satu manfaat terbesar adalah pada kesehatan mental mereka, di mana banyak peserta mengaku menjadi tidak terlalu stres menghadapi kondisi keuangan yang ada. Studi tersebut juga menemukan bahwa penerima menjadi lebih produktif, menghabiskan hingga empat jam lebih banyak per minggu untuk karya seni mereka, yang pada gilirannya meningkatkan tingkat produksi dan keberlanjutan finansial.
Yang paling penting, laporan itu menunjukkan bahwa untuk setiap 1 euro dana publik yang diinvestasikan dalam program percontohan ini, masyarakat menerima 1,39 euro sebagai imbal hasil dalam bentuk manfaat sosial dan ekonomi. Diketahui, program ini menelan biaya lebih dari 100 juta dollar AS atau sekitar Rp 1,6 triliun.
Keputusan untuk menjadikan program BIA permanen
Keputusan untuk menjadikan program BIA permanen akan menambah tekanan bagi para pembuat kebijakan agar memperluas penerapannya ke sektor lain. Namun, perkiraan pada tahun 2019 menunjukkan bahwa jika pendapatan dasar diberikan kepada setiap penduduk Irlandia berusia di atas 18 tahun, biayanya akan mencapai 41 miliar euro per tahun, menjadikannya tidak layak secara politik untuk saat ini.