jateng.aiotrade
Purbalingga – Cuaca ekstrem mengguncang wilayah utara Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Hujan deras yang disertai angin kencang terjadi pada Senin (20/10) sore, menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan satu rumah rusak di Kecamatan Bobotsari dan Kertanegara.
Kepala Pelaksana BPBD Purbalingga Prayitno menjelaskan bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB, setelah hujan intensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama satu jam sebelumnya.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
“Akibat dari angin kencang, sejumlah pohon tumbang serta satu rumah mengalami kerusakan di bagian atap. Lokasi yang terdampak berada di Kecamatan Bobotsari dan Kertanegara,” kata Prayitno.
Di Desa Bobotsari, satu pohon randu tumbang dan menimpa mobil milik warga bernama Fatmawati hingga mengalami kerusakan berat. Sementara itu, di Desa Adiarsa, Kecamatan Kertanegara, terdapat empat pohon yang tumbang, yaitu dua pohon mahoni dan dua pohon alba, yang menutup jalan desa serta merobohkan satu tiang listrik.
“Satu rumah milik Abdul Rohim (39) di Desa Condong juga mengalami kerusakan sedang karena atapnya terbawa angin. Syukurlah, enam penghuni rumah selamat,” ujar Prayitno.
BPBD bersama relawan kebencanaan segera menuju lokasi untuk melakukan asesmen dan penanganan cepat. Petugas juga berkoordinasi dengan perangkat desa, PLN, dan aparat TNI-Polri.
“Saat ini seluruh pohon tumbang sudah tertangani. Namun jaringan listrik di Desa Adiarsa masih padam dan sedang diperbaiki oleh pihak PLN,” jelasnya.
Penanganan bencana melibatkan berbagai unsur, mulai dari BPBD, Damkar, TNI, Polri, PMI, Baznas, Pramuli, hingga relawan Rif.
Prayitno mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seiring meningkatnya curah hujan di wilayah Purbalingga.
“Kami mengingatkan warga untuk menjauhi area rawan pohon tumbang dan memeriksa kondisi rumah menjelang musim hujan ini. BPBD terus memantau perkembangan cuaca dan siap bergerak cepat bila terjadi bencana serupa,” tegasnya.