Sentimen konsumen runtuh, tekanan dolar AS bikin rupiah merana

admin.aiotrade 12 Jan 2026 1 menit 11x dilihat
Sentimen konsumen runtuh, tekanan dolar AS bikin rupiah merana

aiotrade.CO.ID - JAKARTA.Nilai tukar rupiah berfluktuasi di sekitar Rp 16.850 per dolar Amerika Serikat (AS) pada hari Senin (12/1). Penurunan memperpanjang koreksi untuk sesi ketujuh berturut-turut dan tetap berada di level terlemahnya sejak akhir April 2025. 

Seperti dikutip Tradingeconomis, Senin (12/1), sentimen pada rupiah tetap rapuh karena spekulasi tentang pelonggaran moneter yang diperbarui. Bank  Indonesia (BI) berupaya mendukung pertumbuhan karena inflasi tetap dalam target meskipun ada sedikit peningkatan pada bulan Desember, setelah pemotongan suku bunga kumulatif sebesar 150 basis poin (bps) antara September 2024 dan September 2025. 

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menambah kehati-hatian investor, sentimen konsumen merosot pada bulan Desember setelah mencapai level tertinggi sembilan bulan sebelumnya, meskipun pertumbuhan penjualan ritel yang solid pada bulan November. 

Namun demikian, tekanan penurunan pada rupiah dibatasi oleh posisi eksternal Indonesia yang lebih kuat, dengan cadangan devisa mencapai level tertinggi sembilan bulan pada bulan Desember. Di tingkat global, indeks dolar melemah menjadi sekitar 98,9 setelah empat sesi mengalami kenaikan. 

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan