Senyum Safitri Tampil di Podcast Denny Sumargo Usai Diceraikan Suami Lolos PPPK, Penderitaan Berakhi

admin.aiotrade 25 Okt 2025 5 menit 14x dilihat
Senyum Safitri Tampil di Podcast Denny Sumargo Usai Diceraikan Suami Lolos PPPK, Penderitaan Berakhi

Melda Safitri Dihubungi oleh Podcast Denny Sumargo

Melda Safitri, seorang perempuan asal Aceh Singkil, kini tengah menjadi sorotan publik setelah kisahnya viral di media sosial. Kehidupannya yang sempat dipenuhi kesedihan akibat perceraian dengan suaminya menjelang pelantikan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) kini berubah drastis. Setelah melalui masa sulit, Safitri kini mendapatkan kesempatan untuk tampil di podcast Denny Sumargo pada Jumat (24/10/2025).


Melalui unggahan di Instagramnya, Shella Saukia, selebgram yang sebelumnya memberikan dukungan kepada Safitri, membagikan momen saat Safitri bertemu dengan Denny Sumargo. Potret tersebut menunjukkan wajah tersenyum dan penuh harapan dari Safitri, berbeda dengan saat awal kisahnya viral ketika ia terlihat menangis.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Shella Saukia juga turut merasa bahagia atas keberhasilan Safitri. Ia mengungkapkan bahwa perjalanan hidup Safitri kini sedang memasuki babak baru yang lebih cerah. Dalam postingannya, ia menulis: "Penderitaan sudah berakhir... masa depan cerah sudah di depan mata insyaAllah." Di latar belakang, terdengar lagu ABBA - Dancing Queen.

Safitri sendiri menyampaikan rasa syukur atas dukungan yang diterimanya dari warganet. Ia merasa beruntung bisa bertemu dengan pengusaha ternama Aceh, Shella Saukia, dan Denny Sumargo. Dalam komentarnya di Facebook, ia menulis: "Alhamdullilah semua berjalan dengan lancar."

Denny Sumargo mengungkapkan bahwa Safitri akan berbincang dalam podcast tentang kisahnya dicerai oleh suami menjelang dilantik sebagai PPPK. Meski belum tayang di YouTube, Denny Sumargo membocorkan sedikit informasi mengenai nasib suami Safitri, yang diberi inisial JS.

Sebelumnya, dikabarkan bahwa JS diisukan telah dipecat sebagai PPPK, namun Denny Sumargo membantah hal tersebut. Ia menyatakan bahwa tidak ada pemecatan yang terjadi. "Ga dipecat kok tadi katanya," ujar Denny Sumargo saat menjawab pesan DM netizen.

Selain itu, Denny Sumargo juga membuat polling terkait jadwal penayangan video podcast. "Bingung juga ada yang mau besok, ada yang mau senin, kita polling aja lah," ujarnya.

Bantuan dari Shella Saukia

Sebelumnya, Shella Saukia memberikan bantuan modal usaha untuk Melda Safitri. Tangis Safitri pecah saat menerima uang segepok sebesar Rp50 dari Shella. Selain uang, Shella Saukia juga memberikan satu handphone. Ia berharap dengan bantuan ini, Safitri dapat bangkit dan menjalani usaha demi anak-anaknya. Bahkan, Shella juga dikabarkan akan menjadikan Safitri sebagai model fashion untuk lini busana muslim bisnis SS miliknya.

Awal Perceraian

Awalnya, kisah perceraian Safitri bermula dari pertengkaran kecil di rumah. Suaminya pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan. Pertengkaran ini terjadi tepat tiga hari sebelum sang suami menerima SK PPPK. Safitri mengungkapkan bahwa dirinya yang membelikan baju korpri suami dari hasil jualan sayur, namun malah diceraikan.

"Di hari itu tanggal 14 Agustus, dia pulang kerja, sudah sore, terus dia marah-marah gitu, tidak ada kawan nasi (lauk) di rumah. Karena bagaimana saya harus masak nasi atau kawan nasi sedangkan apa pun tidak ada di rumah," ujar Safitri dengan suara bergetar.

Suami Safitri terus marah dan mengeluarkan kata-kata kasar hingga dinilai melukai harga dirinya. Malam itu juga, suaminya pergi bersama rekannya hingga pulang larut malam. Kesal, Safitri lantas membalas ucapan suami yang dinilai menyakitkan hatinya hingga terjadi ribut besar.

"Saya balas-lah repetan dia, kamu mau apa, kesalahanku apa, saya bilang. 'Kamu kan tidak bawa belanja, tidak ada kasih (nafkah) apa-apa, jadi apa yang saya masak?' Jadi dia memancing emosi saya terus, dipancing-dipancing sama dia, terus saya merepet sama dia. Setelah itu, saya pergi cuci piring karena capek ribut terus," ungkapnya.

Saat Safitri mencuci piring, ternyata suaminya sudah membungkus baju lalu pergi ke rumah tetangga untuk meminjam sepeda motor. Saat kembali ke rumah, sang suami langsung mengucapkan kata cerai di hari itu juga.

"Dia langsung bilang ke saya, kamu Fitri saya ceraikan 1, 2, 3 lalu dia pergi membawa bajunya," ungkap Safitri.

Tiga hari setelah peristiwa itu, tepat pada 18 Agustus, sang suami dilantik menjadi PPPK. Safitri menegaskan, suaminya menceraikan dirinya bukan semata karena pertengkaran rumah tangga, melainkan karena sang suami akan dilantik menjadi PPPK.

“Dia ceraikan saya karena mau jabatan. Padahal kami dulu berjuang bersama. Saya sempat berharap, setelah dia dilantik jadi PPPK, bisa sedikit membantu perekonomian keluarga,” ujar Safitri. Namun, harapan itu justru pupus.

Menurut Safitri, jika suaminya ingin menceraikan dirinya kenapa tidak dari dulu. "Begitu dikasih Allah rezeki, dia malah ceraikan saya. Kalau memang mau cerai, kenapa tidak dari dulu," tuturnya dengan nada kecewa.

Penjelasan Suami

JS, suami Safitri secara tegas membantah segala tudingan yang beredar, terutama mengenai dicerainya istrinya jelang pelantikan PPPK. Adapun JS menguak dirinya menceraikan Safitri lantaran sering bertengkar dan terjadi sejak lama. Semua disampaikan JS kepada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Singkil saat memberikan klarifikasi pada Rabu (23/10/2025).

Sehingga JS membantah jika dituding menceraikan istrinya secara mendadak karena dilantik PPPK. Keduanya sempat dipertemukan dalam agenda mediasi yang digelar di Desa Kampung Siti Ambia, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil. Dalam rapat keluarga itu, Safitri juga disebut turut menandatangani sebuah surat yang menyatakan bahwa perceraiannya tidak dilakukan dalam tiga hari menjelang suami dilantik PPPK.

"Jadi, tidak jika disebut dua atau tiga hari jelang pelantikan PPPK diceraikan," ujar Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Azman saat dihubungi Kompas.com, Jumat (23/10/2025).

Selain itu, proses perceraian JS dan Safitri juga tetap tidak sesuai dengan regulasi aparatur sipil negara (ASN). “Jadi perceraian biasa, tidak mengikuti mekanisme perceraian ASN. Kalau ASN cerai kan harus ada izin atasan, proses mediasi baru persidangan di pengadilan,” ujarnya.

Azman menambahkan, tim penegakan disiplin BKPSDM Aceh Singkil masih memproses klarifikasi dan mediasi terkait kasus tersebut untuk memastikan semuanya sesuai aturan. “Tim penegakan disiplin masih akan ada proses klarifikasi dan mediasi. Memetakan masalah dengan utuh. Kami ingin pastikan seluruhnya sesuai regulasi ASN,” pungkasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan