
Penghentian Sementara Perdagangan Saham MORA dan KDTN oleh BEI
Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengambil langkah tegas dengan melakukan penghentian sementara atau suspensi perdagangan saham PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) dan PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN). Langkah ini mulai berlaku pada perdagangan sesi I, Senin (17/11/2025). Keputusan ini diambil sebagai upaya untuk melindungi para investor dari fluktuasi harga yang terlalu drastis.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Yulianto Aji Sadono, serta Kepala Divisi Pengaturan & Operasional Perdagangan BEI, Pande Made Kusuma Ari A., menjelaskan bahwa suspensi dilakukan karena adanya peningkatan harga kumulatif yang signifikan terhadap kedua saham tersebut. Menurut mereka, tindakan ini diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran pasar modal.
"Sebagai bentuk perlindungan bagi investor, BEI memandang perlu untuk melakukan penghentian sementara perdagangan saham MORA dan KDTN di pasar reguler dan pasar tunai mulai sesi I 17 November 2025 sampai dengan pengumuman Bursa lebih lanjut," tulis Yulianto dan Pande dalam pengumuman resmi mereka.
Dalam rangka menjamin transparansi dan keterbukaan informasi, BEI juga mengimbau kepada seluruh pihak yang berkepentingan untuk tetap memantau informasi yang disampaikan oleh perusahaan terkait. Hal ini bertujuan agar semua pemangku kepentingan dapat membuat keputusan investasi yang tepat dan bijaksana.
Pergerakan Harga Saham Sebelum Suspensi
Sebelum adanya suspensi, saham MORA mencatatkan lonjakan yang sangat signifikan. Pada perdagangan sebelumnya, yaitu Jumat (14/11/2025), saham MORA melonjak sebesar 19,7% ke level Rp 6.075 per saham. Dalam satu bulan terakhir, harga saham ini naik hingga 462,5%. Angka ini menunjukkan adanya minat besar dari para investor terhadap saham MORA.
Sementara itu, saham KDTN juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Pada akhir penutupan perdagangan Jumat (14/11/2025), saham KDTN meningkat sebesar 24,48% menjadi Rp 356 per saham. Dalam satu bulan terakhir, harga saham ini naik hingga 223,84%, yang menunjukkan tren positif yang kuat.
Dampak Suspensi terhadap Pasar
Langkah suspensi yang diambil oleh BEI dapat memberikan efek jangka pendek terhadap volatilitas pasar. Dengan menghentikan perdagangan sementara, BEI berharap bisa memberikan waktu bagi para pemangku kepentingan untuk mengevaluasi situasi dan memperoleh informasi yang lebih lengkap.
Namun, dampak jangka panjang dari suspensi ini akan bergantung pada bagaimana perusahaan terkait merespons dan memberikan informasi yang transparan. Investor dan pelaku pasar akan terus memantau perkembangan terbaru mengenai MORA dan KDTN, terutama jika ada pengumuman resmi dari BEI mengenai rencana lanjutan.
Kesimpulan
Penghentian sementara perdagangan saham MORA dan KDTN oleh BEI menunjukkan komitmen Bursa dalam menjaga stabilitas pasar dan melindungi kepentingan investor. Meskipun langkah ini mungkin menimbulkan ketidakpastian, tujuan utamanya adalah untuk memastikan bahwa semua pihak dapat berinvestasi secara aman dan cerdas.
Dengan adanya suspensi ini, para investor diharapkan lebih waspada dan tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan investasi. Selain itu, perusahaan yang bersangkutan juga diharapkan segera memberikan informasi yang jelas dan akurat guna membantu para pemangku kepentingan dalam mengambil langkah strategis.