Setelah Pemeriksaan Aset, Komisi 1 DPRD Jabar Usulkan Penggunaan Lahan untuk Sekolah Baru

admin.aiotrade 25 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Setelah Pemeriksaan Aset, Komisi 1 DPRD Jabar Usulkan Penggunaan Lahan untuk Sekolah Baru

Usulan Penggunaan Aset Daerah untuk Pembangunan Sekolah Baru

Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat mengusulkan penggunaan aset milik Pemerintah Daerah Provinsi Jabar berupa lahan di Jalan Raya Siliwangi, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi dengan luas setengah hektare sebagai lokasi pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) SMA Negeri. Usulan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memaksimalkan pemanfaatan aset daerah untuk meningkatkan akses pendidikan di wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukabumi dan Bogor.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Usulan tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat, Taufik Hidayat, usai melakukan peninjauan terhadap aset yang sudah lama tidak dimanfaatkan. Lokasi lahan tersebut dinilai sangat strategis dan memiliki potensi besar untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami meninjau langsung aset milik Pemerintah Daerah Provinsi Jabar yang sudah lama tidak dimanfaatkan. Lokasi ini sangat strategis, dan kami menyarankan agar lahan tersebut digunakan untuk pembangunan sekolah baru agar dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Taufik Hidayat.

Lahan tersebut sebelumnya dipersiapkan untuk pembangunan jembatan timbang oleh Dinas Perhubungan. Namun, kini tidak lagi digunakan setelah kewenangan pengelolaannya beralih ke pemerintah pusat. Hal ini menjadi alasan utama bagi Komisi I DPRD untuk mengusulkan pemanfaatan lahan tersebut sebagai tempat pembangunan sekolah.

Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Muhamad Sidkon Djampi menambahkan bahwa lahan tersebut memiliki potensi besar untuk dijadikan lokasi SMA Negeri. Saat ini, akses menuju SMA Negeri di sekitar wilayah ini cukup jauh, sehingga banyak warga yang mengalami kesulitan akibat sistem zonasi.

“Kami mengusulkan agar lahan ini dijadikan lokasi SMA Negeri Cicurug, tentunya dengan dukungan dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat,” tambahnya.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Komisi I DPRD Jawa Barat dalam memastikan pengelolaan aset daerah berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam upaya meningkatkan akses dan pemerataan pendidikan di wilayah Jawa Barat bagian selatan.

Dukungan dari Masyarakat Setempat

Sementara itu, Kepala Desa Benda Hamdan menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi I DPRD Jawa Barat dan mendukung penuh rencana pemanfaatan aset tersebut untuk pembangunan SMA Negeri.

“Lahan milik Pemdaprov Jabar di Desa Benda memang belum termanfaatkan secara maksimal. Kami dari pihak desa sangat setuju jika lahan ini digunakan untuk pembangunan sekolah negeri, karena masyarakat kami sangat membutuhkan SMA yang lebih dekat dan terjangkau,” ujar Hamdan.

Langkah Konkret untuk Masa Depan Pendidikan

Pengusulan ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan kebutuhan pendidikan masyarakat, terutama di daerah yang masih kurang memadai. Dengan adanya SMA Negeri baru di wilayah tersebut, diharapkan dapat mengurangi beban masyarakat dalam mencari sekolah yang layak dan dekat dengan tempat tinggal mereka.

Selain itu, penggunaan lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan juga menjadi contoh bagaimana aset daerah dapat dikelola dengan lebih optimal. Ini bisa menjadi model bagi daerah-daerah lain yang memiliki aset serupa yang belum terpakai.

Tantangan dan Solusi

Meskipun ada harapan besar terhadap proyek ini, beberapa tantangan tetap harus dihadapi. Misalnya, proses perizinan, pembiayaan, serta koordinasi antara pemerintah kabupaten dan provinsi. Namun, dengan kolaborasi yang baik, semua hal tersebut dapat diatasi.

Selain itu, penting juga untuk melibatkan masyarakat dalam proses perencanaan dan pelaksanaan. Dengan begitu, sekolah yang dibangun akan lebih sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Kesimpulan

Pengusulan penggunaan lahan Pemdaprov Jabar untuk pembangunan SMA Negeri Cicurug adalah langkah yang sangat positif. Selain meningkatkan akses pendidikan, ini juga menjadi contoh bagaimana aset daerah dapat dimanfaatkan secara optimal. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, proyek ini diharapkan dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan