Setelah Penggerebekan Pesta Gay, Wali Kota Surabaya Panggil Pengelola Hotel

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Setelah Penggerebekan Pesta Gay, Wali Kota Surabaya Panggil Pengelola Hotel
Setelah Penggerebekan Pesta Gay, Wali Kota Surabaya Panggil Pengelola Hotel

Langkah Tegas Wali Kota Surabaya Pasca Penggerebekan Pesta Seks Sesama Jenis

Setelah aparat kepolisian menggerebek pesta seks sesama jenis di salah satu hotel kawasan Ngagel, Minggu dini hari tanggal 19 Oktober 2025, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi langsung mengambil tindakan. Ia berencana memanggil seluruh pengelola hotel dan apartemen di Kota Pahlawan untuk meningkatkan pengawasan dan mencegah terulangnya kejadian serupa.

Eri menyatakan dukungan penuh terhadap proses hukum yang sedang dijalankan oleh Polrestabes Surabaya. Menurutnya, kegiatan tersebut melanggar norma dan ajaran agama. Ia menegaskan bahwa setiap agama melarang praktik seperti ini, serta diatur dalam dasar hukum negara.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Jelas yang pertama ini melanggar syariat, agama apa pun melarang. Kedua, dasar hukum apa pun di negara ini, perbuatan tersebut dilarang. Maka harus kita lawan dan kita harus menjaga Surabaya bersama-sama,” ujar Eri.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Surabaya akan mengundang seluruh pengelola hotel dan apartemen untuk menyusun pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam pengawasan. Eri menilai sektor jasa perhotelan menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kota.

“Kita buat pakta integritas untuk memperkuat pengawasan. Kita akan datangi dan kumpulkan seluruh pemilik hotel, termasuk apartemen. Kita minta agar pengawasan lebih ketat. Kan tidak mungkin dalam satu kamar ada orang keluar masuk lebih dari tiga orang,” tegasnya.

Selain itu, Eri juga menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya untuk meningkatkan patroli bersama jajaran Polrestabes Surabaya. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan.

“Pengawasan akan lebih kuat dan cepat jika masyarakat ikut aktif melapor kepada pemerintah kota maupun kepolisian,” tambahnya.

Pemkot Surabaya juga akan memaksimalkan program Kampung Pancasila sebagai sarana edukasi moral dan norma bagi anak-anak, serta memperluas pembinaan hingga ke sekolah menengah atas melalui koordinasi dengan Dinas Pendidikan Jawa Timur.

“Intinya, kita jaga Surabaya bersama-sama,” tutup Eri.

Operasi Penggerebekan di Hotel Ngagel

Sebelumnya, aparat Polrestabes Surabaya menggerebek pesta seks sesama jenis di sebuah hotel di kawasan Ngagel. Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 34 pria yang diduga tengah melakukan kegiatan melanggar kesusilaan.

Kasat Samapta Polrestabes Surabaya, AKBP Erika Purwana Putra, menjelaskan bahwa penggerebekan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan warga yang mencurigai aktivitas di hotel tersebut.

“Setelah laporan masuk, kami lakukan penyelidikan dan menemukan bukti kuat di lokasi,” kata Erika.

“Sebanyak 34 orang kami amankan dalam satu kamar hotel dalam kondisi tanpa busana. Mereka kemudian didata dan dimintai keterangan,” tambahnya.

Upaya Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Langkah-langkah yang diambil oleh Pemkot Surabaya tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada penguatan kesadaran masyarakat. Eri menekankan bahwa partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan dan kenyamanan kota.

Ia mengajak warga untuk lebih waspada terhadap aktivitas yang mencurigakan dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang. Dengan demikian, Surabaya dapat tetap menjadi kota yang aman dan nyaman bagi semua warga.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan