
Langkah Pemerintah dalam Mengatasi Dampak Negatif Game Online
Presiden Prabowo Subianto menunjukkan kepedulian terhadap isu game online yang semakin marak di kalangan anak-anak. Hal ini dilakukan setelah terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta pada Jumat (12/11/2025). Menurut Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, pemerintah sedang mempertimbangkan untuk membatasi permainan tertentu yang dinilai berpotensi membahayakan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Salah satu game yang kemungkinan akan dibatasi adalah PlayerUnknown's Battlegrounds atau PUBG. Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa game tersebut memiliki jenis senjata dan mekanisme yang mudah dipelajari, sehingga bisa berdampak negatif terhadap perilaku pemainnya.
"Di situ (PUBG), kita mungkin berpikir untuk ada pembatasan ya, di situ kan jenis-jenis senjata, juga mudah sekali untuk dipelajari, lebih berbahaya lagi," ujar Prasetyo Hadi.
Menurutnya, secara psikologis, anak-anak yang bermain game online seperti PUBG bisa menganggap tindakan kekerasan sebagai hal yang lumrah. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi agar dampak negatif dari game online dapat diminimalkan.
Kembali Menghidupkan Kepekaan Sosial
Selain fokus pada pembatasan game online, Prabowo juga menekankan pentingnya menumbuhkan kembali kepedulian sosial dan semangat kehidupan bermasyarakat. Salah satu cara yang direkomendasikan adalah dengan mengaktifkan kembali karang taruna di lingkungan masyarakat serta menghidupkan kembali ekstrakurikuler Pramuka.
"Beliau juga tadi membahas bagaimana karang taruna harus aktif kembali, Pramuka harus aktif kembali," jelas Prasetyo Hadi.
Dalam konteks pendidikan, Prabowo mengimbau sekolah untuk lebih waspada terhadap hal-hal yang mencurigakan. Ia juga menegaskan bahwa saat ini sangat diperlukan untuk mencari solusi atas berbagai permasalahan yang terjadi di dunia pendidikan.
Larangan Terhadap Game Roblox
Sebelumnya, selain PUBG, pemerintah melalui Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) juga ingin melarang permainan game online Roblox. Pernyataan ini disampaikan oleh Abdul Mu'ti saat melakukan peninjauan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di SDN Cideng 02, Jakarta Pusat, Senin (4/8/2025).
Di hadapan para siswa, ia mengimbau agar tidak terlalu lama bermain ponsel dan menghindari konten kekerasan, termasuk game seperti Roblox.
"Itu mungkin banyak kekerasan ya di game itu, kadang-kadang anak-anak ini tidak memahami bahwa yang mereka lihat itu sebenarnya sesuatu yang tidak nyata," kata Abdul Mu'ti.
Ia menjelaskan bahwa praktik kekerasan dalam game bisa memicu kekerasan dalam kehidupan sehari-hari anak-anak. Oleh karena itu, pemerintah harus segera mengambil langkah-langkah yang tepat.
Tindakan Pemerintah terhadap Situs Game Online
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa pemerintah tidak ragu untuk memblokir atau menutup situs gim online, seperti Roblox, jika memang banyak kekerasan dalam game tersebut.
Prasetyo menegaskan bahwa ancaman blokir tersebut tidak hanya berlaku bagi Roblox, tetapi juga permainan online lain yang mengandung kekerasan.
“Kalau memang kita merasa sudah melewati batas, apa yang ditampilkan di situ memengaruhi perilaku adik-adik kita, ya tidak menutup kemungkinan,” ujar Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Dengan langkah-langkah ini, pemerintah berharap dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda, baik dalam dunia pendidikan maupun kehidupan sosial.