Sherly Tjoanda, Pendidikan Gubernur Maluku Utara dengan Program Double Degree di Belanda

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 23x dilihat
Sherly Tjoanda, Pendidikan Gubernur Maluku Utara dengan Program Double Degree di Belanda

Latar Belakang dan Perjalanan Karier Sherly Tjoanda

Sherly Tjoanda, seorang tokoh perempuan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara, menjadi sorotan masyarakat Indonesia berkat prestasinya selama menjabat. Selain kecantikannya, kinerjanya yang dianggap baik juga membuatnya dikenal luas. Salah satu hal yang membuat namanya semakin terkenal adalah aksi menyelamnya dalam perayaan HUT ke-80 Republik Indonesia pada 16 Agustus 2025. Dalam acara tersebut, ia menyelam ke dasar laut dengan mengenakan kostum mermaid atau putri duyung untuk mengibarkan bendera Merah Putih. Aksi ini langsung viral di media sosial dan mendapat apresiasi dari banyak pihak.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pendidikan dan Latar Keluarga

Sherly Tjoanda lahir di Ambon pada 12 Agustus 1982 dari pasangan Paulus Tjoanda dan Maria Margaretha Liem. Ia memiliki latar belakang keturunan Tionghoa dan tumbuh besar di beberapa kota seperti Ambon, Surabaya, dan Denpasar. Pendidikan formalnya dimulai dari Universitas Petra Surabaya, jurusan International Business Management. Setelah itu, ia melanjutkan studi program double degree di Inholland University, Belanda, pada tahun 2004.

Sherly menikah dengan Benny Laos pada 2005 dan dikaruniai tiga anak, yaitu Bennet Edbert Laos (lahir 2006), Beneisha Edelyn Laos (lahir 2007), dan Benedictus Edrick Laos (lahir 2009). Di dunia bisnis, ia aktif sebagai Direktur PT Bela Group, sebuah perusahaan keluarga yang dikelola bersama mendiang suaminya. Selain itu, ia juga mendirikan dan memimpin Yayasan Bela Peduli, yayasan yang bergerak di bidang sosial, termasuk membantu anak-anak yatim.

Kiprah di Dunia Sosial dan Organisasi

Sherly Tjoanda juga aktif dalam berbagai organisasi masyarakat, antara lain:

  • Ketua TP PKK Kabupaten Pulau Morotai (2017–2022)
  • Pengurus Perwosi Pusat (2018–2022)
  • Ketua Umum Forikan Morotai (2018–2022)
  • Bunda PAUD Morotai (2017–2022)
  • Ketua DPD Himpunan Kerukunan Tani Indonesia Maluku Utara (2022–2027)

Perjalanan Politik yang Mengejutkan

Perjalanan politik Sherly Tjoanda dimulai setelah insiden tragis pada 12 Oktober 2024, ketika kapal Bela 72 meledak di Kabupaten Pulau Taliabu dan menewaskan suaminya, Benny Laos, yang saat itu maju sebagai calon gubernur Maluku Utara. Sebagai bentuk melanjutkan perjuangan mendiang suaminya, Sherly dipinang oleh delapan partai koalisi, yaitu Nasdem, PKB, Demokrat, PAN, PPP, Gelora, PSI, dan Partai Buruh, untuk maju bersama Sarbin Sehe dalam Pilkada 2024.

Sherly mengaku bahwa keikutsertaannya dalam politik semata-mata demi mewujudkan cita-cita sang suami, yakni pendidikan gratis, layanan kesehatan terjangkau, dan fasilitas publik yang layak bagi masyarakat Maluku Utara. Hasilnya di luar dugaan. Sosok yang awalnya dikenal sebagai ibu rumah tangga itu berhasil meraih 359.416 suara atau 51,68 persen, mengungguli tiga pasangan lain. Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku Utara kemudian menetapkan Sherly dan Sarbin Sehe sebagai gubernur dan wakil gubernur terpilih periode 2025–2030.

Kesimpulan

Sherly Tjoanda telah membuktikan bahwa perempuan dapat menjalankan peran penting dalam pemerintahan. Dari latar belakang pendidikan yang kuat hingga pengalaman di dunia bisnis dan sosial, ia telah membangun fondasi yang solid untuk menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara. Aksi menyelamnya dalam perayaan HUT ke-80 RI menjadi bukti bahwa ia tidak hanya memiliki kompetensi dalam pemerintahan, tetapi juga memiliki jiwa yang dinamis dan kreatif.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan