Sholat Dhuha: Berapa Rakaat? Jawaban Lengkap!

admin.aiotrade 21 Okt 2025 4 menit 15x dilihat
Sholat Dhuha: Berapa Rakaat? Jawaban Lengkap!
Sholat Dhuha: Berapa Rakaat? Jawaban Lengkap!

Pengertian dan Waktu Sholat Dhuha

Sholat Dhuha merupakan salah satu bentuk ibadah sunnah yang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Banyak orang mengenalnya sebagai "sholat pembuka rezeki" karena diyakini membawa keberkahan, ketenangan, dan kemudahan dalam menjalani aktivitas sehari-hari. Kata "Dhuha" sendiri berarti "waktu pagi yang terang", yaitu saat matahari mulai naik setelah terbit.

Sholat Dhuha dilakukan setelah matahari naik sekitar satu tombak (sekitar 30 menit setelah matahari terbit) hingga sebelum masuk waktu Dzuhur. Waktu paling utama untuk melaksanakan sholat Dhuha adalah ketika matahari mulai terasa panas, yakni sekitar pukul 08.00โ€“11.00 pagi. Nabi Muhammad SAW bersabda:

AioTrade Autopilot
๐Ÿ”ฅ SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

โ€œWaktu Dhuha adalah ketika anak unta mulai merasakan panasnya pasir di waktu pagi.โ€
(HR. Muslim)

Artinya, waktu terbaik sholat Dhuha adalah saat matahari sudah meninggi, bukan ketika baru terbit.

Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Secara umum, jumlah rakaat sholat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal dua belas rakaat. Hal ini didasarkan pada beberapa hadis yang diriwayatkan dari Rasulullah SAW dan para sahabatnya:

  • Minimal 2 Rakaat
    Rasulullah SAW bersabda:
    โ€œSetiap pagi, setiap ruas tulang kalian wajib bersedekah. Dua rakaat sholat Dhuha mencukupi semua itu.โ€
    (HR. Muslim)
    Hadis ini menunjukkan bahwa dua rakaat sholat Dhuha sudah cukup untuk mendapatkan pahala dan keutamaannya.

  • 4, 6, 8, hingga 12 Rakaat
    Dalam beberapa riwayat lain, Rasulullah SAW dan para sahabat terkadang melaksanakan sholat Dhuha dengan jumlah rakaat lebih banyak. Misalnya, dari Ummu Haniโ€™ RA:
    โ€œRasulullah SAW pada hari penaklukan Makkah melaksanakan sholat Dhuha delapan rakaat.โ€
    (HR. Bukhari dan Muslim)
    Ada pula riwayat dari sebagian ulama salaf yang mengerjakannya hingga 12 rakaat, terutama pada hari-hari ketika mereka memiliki waktu luang untuk beribadah.

Jadi, sholat Dhuha bisa dilakukan antara 2 hingga 12 rakaat, tergantung kemampuan dan kesungguhan seseorang. Tidak ada batasan baku, karena semakin banyak rakaat yang dilakukan dengan ikhlas, semakin besar pula pahala yang dijanjikan.

Pembagian Jumlah Rakaat Sholat Dhuha

Untuk memudahkan, berikut pembagian jumlah rakaat sholat Dhuha yang sering diamalkan umat Islam:

Jumlah Rakaat Keterangan Umum Dalil atau Kebiasaan
2 Rakaat Minimal, sudah sah & berpahala Hadis HR. Muslim
4 Rakaat Umum diamalkan Rasulullah SAW HR. Abu Dawud
6 Rakaat Dianjurkan bagi yang ingin memperbanyak pahala Pendapat ulama salaf
8 Rakaat Pernah dilakukan Rasulullah SAW HR. Bukhari & Muslim
12 Rakaat Amalan para sahabat dan ulama Riwayat dari sebagian tabiโ€™in

Tidak ada satu pun dalil yang melarang jumlah tertentu. Prinsip utamanya adalah kualitas kekhusyukan lebih penting daripada kuantitas.

Tata Cara Sholat Dhuha

Secara umum, tata cara sholat Dhuha sama seperti sholat sunnah lainnya. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Niat Sholat Dhuha
    Boleh diucapkan dalam hati atau dilafalkan secara pelan. Lafal niat (opsional):
    Ushalli sunnatadh-dhuha rakโ€˜ataini lillฤhi taโ€˜ฤlฤ
    (Aku niat sholat sunnah Dhuha dua rakaat karena Allah Taโ€™ala)

  2. Takbiratul Ihram
    Mengangkat tangan dan membaca doa iftitah.

  3. Membaca Surah Al-Fatihah, dilanjutkan dengan surah pendek. Beberapa surah yang dianjurkan:

  4. Rakaat pertama: Asy-Syams (QS. 91)
  5. Rakaat kedua: Adh-Dhuha (QS. 93)
    Namun, tidak wajib. Anda bebas membaca surah apa pun.

  6. Rukuk dan Sujud seperti biasa.

  7. Tasyahhud akhir dan salam.
    Jika ingin menambah rakaat, cukup lakukan dua rakaat-satu salam secara berulang hingga jumlah yang diinginkan (4, 6, 8, atau 12 rakaat).

Doa Setelah Sholat Dhuha

Setelah selesai sholat, sangat dianjurkan membaca doa khusus sholat Dhuha. Doa ini memohon rezeki, keberkahan, dan kebaikan hidup:

Berikut tulisan doa setelah sholat dhuha dalam bahasa Arab lengkap:

ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ูŽู‘ ุงู„ุถูู‘ุญูŽู‰ ุถูุญูŽุงุคููƒูŽุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุจูŽู‡ูŽุงุกูŽ ุจูŽู‡ูŽุงุคููƒูŽุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุฌูŽู…ูŽุงู„ูŽ ุฌูŽู…ูŽุงู„ููƒูŽุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ููˆูŽู‘ุฉูŽ ู‚ููˆูŽู‘ุชููƒูŽุŒ ูˆูŽุงู„ู’ู‚ูุฏู’ุฑูŽุฉูŽ ู‚ูุฏู’ุฑูŽุชููƒูŽุŒ ูˆูŽุงู„ู’ุนูุตู’ู…ูŽุฉูŽ ุนูุตู’ู…ูŽุชููƒูŽุŒ
ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ูู…ูŽู‘ ุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุฑูุฒู’ู‚ููŠ ูููŠ ุงู„ุณูŽู‘ู…ูŽุงุกู ููŽุฃูŽู†ู’ุฒูู„ู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ููŽุฃูŽุฎู’ุฑูุฌู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุนูŽุณูู‘ุฑู‹ุง ููŽูŠูŽุณูู‘ุฑู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุญูŽุฑูŽุงู…ู‹ุง ููŽุทูŽู‡ูู‘ุฑู’ู‡ูุŒ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ุจูŽุนููŠุฏู‹ุง ููŽู‚ูŽุฑูู‘ุจู’ู‡ูุŒ
ุจูุญูŽู‚ูู‘ ุถูุญูŽุงุฆููƒูŽุŒ ูˆูŽุจูŽู‡ูŽุงุฆููƒูŽุŒ ูˆูŽุฌูŽู…ูŽุงู„ููƒูŽุŒ ูˆูŽู‚ููˆูŽู‘ุชููƒูŽุŒ ูˆูŽู‚ูุฏู’ุฑูŽุชููƒูŽุŒ ุขุชูู†ููŠ ู…ูŽุง ุขุชูŽูŠู’ุชูŽ ุนูุจูŽุงุฏูŽูƒูŽ ุงู„ุตูŽู‘ุงู„ูุญููŠู†ูŽ.

Artinya:
โ€œYa Allah, sesungguhnya waktu Dhuha adalah waktu-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, kekuasaan adalah kekuasaan-Mu, dan perlindungan adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rezekiku ada di langit, turunkanlah; jika di bumi, keluarkanlah; jika sulit, mudahkanlah; jika haram, sucikanlah; dan jika jauh, dekatkanlah. Berilah aku sebagaimana Engkau memberi hamba-hamba-Mu yang saleh.โ€

Hikmah dan Keutamaan di Balik Jumlah Rakaat

Banyak ulama menjelaskan bahwa semakin banyak rakaat Dhuha yang dilakukan, semakin besar pula bentuk rasa syukur seseorang kepada Allah SWT. Namun, yang paling penting bukanlah angka, melainkan niat tulus dan keistiqamahan. Lebih baik dua rakaat rutin setiap hari daripada delapan rakaat tapi hanya sesekali.

Rasulullah SAW bersabda:
โ€œAmalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang terus-menerus meskipun sedikit.โ€
(HR. Bukhari dan Muslim)

Topik Terkait:
Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan