Shopee dan TikTok Shop Sepakat Hentikan Penjualan Pakaian Bekas Impor

admin.aiotrade 07 Nov 2025 3 menit 17x dilihat
Shopee dan TikTok Shop Sepakat Hentikan Penjualan Pakaian Bekas Impor

Larangan Penjualan Pakaian Impor Bekas di Platform E-Commerce

Banyak platform e-commerce yang beroperasi di Indonesia, seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan Lazada, telah sepakat untuk melarang penjualan pakaian impor bekas. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya untuk mematuhi Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 31 Tahun 2023 tentang Perizinan Berusaha, Periklanan, Pembinaan, dan Pengawasan Pelaku Usaha Dalam Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

Deputi Bidang Usaha Kecil Kementerian UMKM, Temmy Satya Permana, menegaskan bahwa seluruh platform e-commerce harus mematuhi regulasi tersebut. Ia meminta agar platform dapat menertibkan seller-seller yang masih menjual barang-barang yang tidak diperbolehkan, termasuk pakaian impor bekas.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami meminta agar platform dapat menertibkan seller-seller yang masih berjualan barang-barang yang tidak diperbolehkan. Contohnya dalam hal ini adalah pakaian impor bekas. Karena dalam operasionalnya teman-teman platform terikat dengan regulasi yang ada di Permendag 31," kata Temmy di Jakarta, Jumat (7/11/2025).

Bakal diturunkan dari etalase e-commerce

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA – Indonesian E-Commerce Association), Hilmi Adrianto, mengatakan bahwa penertiban penjualan pakaian bekas impor telah dilakukan sejak 2023. Adapun penertibannya dilakukan dengan menghapus produk yang dipasarkan di etalase e-commerce.

"Sejak Maret 2023 sebenarnya seluruh anggota iDEA juga sudah melakukan banyak hal untuk bisa membantu Kementerian UMKM untuk bisa menurunkan produk-produk yang dilarang, termasuk juga pakaian bekas impor tersebut," ujar Hilmi.

Pengawasan diperketat

Meski begitu, dengan penjualan pakaian bekas impor yang masih marak, para pengelola platform e-commerce akan memperketat pengawasan, dan melakukan penghapusan produk.

"Dengan adanya koordinasi hari ini, ini akan kesepakatan yang kita capai itu adalah bagaimana kita bisa lebih mengetatkan lagi. Bagaimana kita bisa mampu membuat ekosistem yang jauh lebih nyaman lagi, sehingga pakaian yang dilarang dijual oleh e-commerce itu bisa kita tertibkan dengan lebih baik lagi," tutur Hilmi.

Kata Shopee hingga Lazada soal penertiban pakaian impor ilegal

Dalam rapat koordinasi itu, turut hadir para perwakilan platform e-commerce. Deputy of Public Affairs Shopee Indonesia, Radynal Nataprawira, mengatakan bahwa pihaknya sudah melakukan penertiban sejak 2023. Namun, banyak penjual yang memanipulasi deskripsi produk, seolah-olah bukan pakaian bekas impor. Pihaknya pun harus melakukan take down secara satu per satu.

"Kita terus berkoordinasi dan benar-benar pendekatannya harus humanis, karena memang ada beberapa seller pun ada yang menaruh deskripsinya manipulatif ya, jadi memang agak-agak humanis kita turunkan satu-satu," ujar Radynal.

Lead of Public Policy Tokopedia, Richard Anggoro, mengatakan bahwa pihaknya juga sudah menetapkan larangan penjualan pakaian bekas impor. "Apabila ditemukan produk yang melanggar, akan segera kami turunkan," tutur Richard.

Vice President Government Affairs Lazada Indonesia, Yovan Sudarma, mengatakan pihaknya memastikan akan menaati larangan penjualan pakaian bekas impor tersebut. "Lazada akan patuh dan taat terhadap aturan yang berlaku di Indonesia dan akan mengikuti arahan dari Kementerian UMKM terkait barang-barang bekas impor ini," ucap Yovan.

Pengusaha Tekstil Minta Purbaya Cegah Pakaian Bekas Impor Masuk RI
Purbaya Bakal Sikat Impor Pakaian Bekas Ilegal, Fokus Awasi Pelabuhan

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan