Siap Investasikan Seluruh Kekayaan, Sabinus Nabu: Unipa Harus Jadi Negeri!

admin.aiotrade 26 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Siap Investasikan Seluruh Kekayaan, Sabinus Nabu: Unipa Harus Jadi Negeri!

Komitmen Kuat Ketua Yayasan Unipa untuk Jadikan Universitas Nusa Nipa sebagai PTN

Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Drs. Sabinus Nabu, menunjukkan komitmennya yang kuat untuk memperjuangkan status Unipa menjadi perguruan tinggi negeri (PTN). Ia bahkan menyatakan siap menginvestasikan seluruh kekayaan yayasan demi memperlancar proses penegerian tersebut.

Pernyataan tegas ini disampaikan Sabinus Nabu usai acara Wisuda Sarjana angkatan ke-26 Unipa Maumere di Aula Kampus Unipa, pada Sabtu, 25 Oktober 2025. Tema wisuda tahun ini adalah “Bersinergi, Berdampak, dan Berkelanjutan”.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Saya selaku ketua yayasan, orang yang menggagaskan dan menyiapkan dokumen sejak berdirinya Unipa dari tahun 2003 hingga hari ini, mempunyai komitmen bahwa Unipa harus jadi negeri!” tegas Sabinus.

Ia menambahkan, tekad tersebut dibuktikan dengan kesediaannya untuk menginvestasikan seluruh kekayaan yayasan demi mendukung proses penegerian.

“Karena itu, dengan sadar dan mau, saya mau menginvestasikan seluruh kekayaan yayasan di tanah pemda ini untuk tidak terjadi pemindahan-pemindahan aset kepemilikan,” imbuhnya.

Sabinus Nabu juga menceritakan bahwa upaya menjadikan Unipa sebagai PTN telah dimulai sejak 2007. Saat itu, proses pengusulan telah dibahas bersama sejumlah pihak, termasuk Ketua DPR Fraksi Golkar kala itu Setya Novanto, dan Menteri Pendidikan Mohammad Nuh di era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, selama kurang lebih 18 tahun, perjuangan tersebut sering menghadapi berbagai hambatan administratif dan pergantian pejabat di lingkungan Kementerian Pendidikan.

“Dokumen-dokumen (penegerian Unipa) sudah ada, hanya stagnan ketika ada peralihan kepemerintahan, terutama ada pergantian di Dirjen Dikti, yang tadinya memberi harapan kepada kita untuk menjadikan Unipa sebagai PTNBH tidak berdaya karena status pejabat waktu itu Plt (Pelaksana Tugas), sesudah itu moratorium,” ungkapnya.

Sabinus Nabu juga mengungkapkan bahwa ia mendapat dukungan dari Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena, yang turut hadir dalam acara wisuda tersebut. Gubernur, kata Sabinus, memberikan sinyal positif untuk membantu proses penegerian Unipa Maumere.

“Gubernur menawarkan untuk membantu proses penegerian, karena menurut beliau di Flores sudah pantas ada satu PTN. Unipa karena punya sejarah yang panjang, keterlibatan pemerintah daerah sebagai yang menginisiasi dan memfasilitasi maka akan lebih mudah kalau perubahan status itu terjadi di Unipa,” tuturnya.

Ia berharap, dukungan dari Gubernur Melki Laka Lena yang juga Ketua DPD Partai Golkar NTT itu dapat mempercepat proses politik dan administratif menuju perubahan status Unipa Maumere menjadi perguruan tinggi negeri.

Sebelumnya, dalam sambutannya di hadapan 554 wisudawan, Sabinus Nabu juga mengajak seluruh civitas akademika, alumni, dan masyarakat untuk bersyukur atas perjalanan panjang Unipa yang telah melahirkan hampir 10.000 sarjana yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan luar negeri.

"Kalau bukan karena campur tangan Tuhan, Unipa tidak bisa berkiprah seperti ini. Kita harus kerja keras dan cerdas, mencari cara baru yang lebih inovatif untuk mempercepat pengembangan Unipa," kata Sabinus.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan