Simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo Diduga Pukuli Pemilik Kios

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 12x dilihat
Simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo Diduga Pukuli Pemilik Kios
Simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo Diduga Pukuli Pemilik Kios

Penyerangan Berat Terhadap Warga Sipil di Yahukimo

Kasus penganiayaan berat terhadap warga sipil di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Tengah, telah memicu respons cepat dari aparat keamanan. Peristiwa ini menimpa seorang warga bernama Ambotang (52), yang merupakan seorang wiraswasta asal suku Bugis dan tinggal di Jalan Sosial, Distrik Dekai.

Peristiwa penikaman terjadi pada Rabu malam (22/10/2025) sekitar pukul 18.45 WIT di Perempatan Pasar Baru, Jalan Sosial, Dekai. Korban mengalami luka robek pada leher kiri, siku kiri, dan rusuk kiri akibat serangan menggunakan senjata tajam jenis kapak. Dugaan sementara menyebutkan bahwa pelaku diduga merupakan simpatisan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kodap XVI Yahukimo.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Setelah menerima laporan dari jajaran Polres Yahukimo melalui radio (HT), tim gabungan Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz segera menuju lokasi kejadian dan membawa korban ke UGD RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan medis. Saat ini, korban dalam keadaan sadar tetapi masih mengalami syok berat sehingga belum dapat dimintai keterangan secara detail.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan keterangan saksi di lokasi kejadian, aksi penganiayaan terjadi secara tiba-tiba saat korban sedang duduk di depan kios miliknya. Dua orang pelaku yang diduga merupakan masyarakat asli Yahukimo langsung melarikan diri ke arah Jalan Sosial Kalibonto setelah melakukan aksinya.

Di lokasi kejadian, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buah kapak yang digunakan pelaku serta sepasang sandal berwarna putih biru. Hasil analisa awal Satgas Ops Damai Cartenz menunjukkan bahwa pelaku diduga memiliki keterkaitan dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo.

Tindakan tersebut diperkirakan dilakukan untuk meningkatkan eksistensi kelompok dan memicu situasi kamtibmas agar tidak kondusif di wilayah Yahukimo. Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengutuk keras tindakan kekerasan terhadap warga sipil tersebut dan menegaskan bahwa aparat gabungan tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengungkap pelaku dan jaringan terlibat.

“Kami mengecam keras aksi penyerangan terhadap warga sipil ini. Dari hasil penyelidikan sementara, kuat dugaan pelaku memiliki keterkaitan dengan simpatisan KKB Kodap XVI Yahukimo berupaya menebar ketakutan di tengah masyarakat,” tegas Brigjen Pol Faizal.

Ia menambahkan, aparat TNI-Polri akan terus meningkatkan langkah-langkah penegakan hukum dan patroli pengamanan di wilayah rawan untuk memastikan kondisi tetap aman dan terkendali.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Adarma Sinaga menegaskan bahwa aparat tidak akan memberikan ruang bagi kelompok atau individu berupaya mengganggu stabilitas keamanan di Yahukimo.

“Kami akan memperkuat patroli dan pengawasan di sejumlah titik strategis. Negara tidak boleh kalah oleh teror dan kekerasan. Kami pastikan masyarakat tetap merasa aman dan terlindungi,” ujar Kombes Pol Adarma.

Hingga kini, situasi di wilayah Dekai dilaporkan aman dan terkendali. Satgas Ops Damai Cartenz bersama Polres Yahukimo terus melakukan pemantauan dan pengumpulan keterangan (pulbaket) dari saksi-saksi di lokasi kejadian.

Satgas Ops Damai Cartenz mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak mudah terprovokasi, dan segera melapor kepada aparat keamanan bila menemukan aktivitas mencurigakan atau orang tidak dikenal di lingkungan sekitar.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan