
Kondisi Jalan di Desa Macang Sakti yang Mengkhawatirkan
Jalan Desa Macang Sakti di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) kini dalam kondisi yang sangat memprihatinkan. Kerusakan jalan tersebut membuat warga terpaksa membangun jembatan darurat agar kendaraan bisa melintas. Selain itu, kondisi jalan yang becek dan berlumpur juga menyulitkan aktivitas sehari-hari masyarakat setempat.
Kerusakan jalan ini telah berlangsung bertahun-tahun tanpa ada tindakan perbaikan yang signifikan. Warga setempat mengeluhkan kesulitan dalam melakukan mobilitas, terutama saat musim hujan. Bahkan, beberapa video yang beredar di media sosial menunjukkan warga membuat jembatan darurat dari kayu dan batu untuk membantu kendaraan roda dua melewati kubangan air yang dalam.
- Abdul Aziz, salah satu warga setempat, menjelaskan bahwa kondisi jalan yang rusak sudah lama dialami masyarakat. "Sudah lama jalan ini rusak, belum pernah diperbaiki. Jadi warga buat jembatan darurat supaya motor masih bisa lewat. Tolong pemerintah lihat jalan kami," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa jika tidak ada jembatan darurat tersebut, aktivitas warga akan terganggu dan akses transportasi menjadi tidak lancar. Kerusakan jalan tersebut bahkan terjadi di beberapa titik lainnya.
"Kalau tidak dibuat jembatan darurat, aktivitas warga terganggu. Jalan rusak ini bukan hanya di situ, masih banyak titik lainnya," tambahnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk memperbaiki jalan tersebut, mengingat akses jalan merupakan kebutuhan vital bagi mobilitas dan perekonomian masyarakat desa.
"Kita butuh janji politik Pak Bupati yang akan menuntaskan permasalahan jalan. Bagaimana ekonomi mau bangkit kalau jalan saja seperti ini," jelas Abdul Aziz.
Perbaikan Jalan Melalui Dana BKBK
Menanggapi keluhan warga, Kepala Dinas PUPR Muba, Rudianto, S.T., menjelaskan bahwa kerusakan jalan yang terjadi di sejumlah wilayah, termasuk ruas Mangun JayaMacang Sakti, dipengaruhi oleh tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan badan jalan menjadi rusak dan di beberapa titik terjadi genangan air.
"Memang saat ini memasuki musim penghujan dengan curah hujan cukup tinggi, sehingga beberapa ruas jalan mengalami kerusakan dan tergenang. Untuk ruas Mangun JayaMacang Sakti, insya Allah tahun 2026 sudah kita programkan perbaikannya melalui dana BKBK. Perbaikannya dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, apalagi pada 2025 juga sudah kita lakukan penanganan. Mudah-mudahan tahun ini berjalan lancar dan jalan tersebut kembali bisa dilalui dengan baik oleh masyarakat," ujar Rudianto.
Perbaikan jalan tersebut direncanakan akan dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan. Dengan adanya dana BKBK, pihak pemerintah berkomitmen untuk memperbaiki jalan-jalan yang rusak dan memberikan akses yang lebih baik bagi warga.
Harapan Warga dan Tantangan yang Dihadapi
Meskipun pemerintah telah merencanakan perbaikan jalan, warga tetap merasa khawatir karena proses perbaikan sering kali terlambat. Mereka berharap agar rencana perbaikan dapat segera terealisasi dan tidak lagi menunggu terlalu lama.
Selain itu, warga juga mengingatkan pentingnya partisipasi aktif dari pemerintah dalam menjaga kualitas infrastruktur. Tanpa perbaikan yang memadai, akses jalan akan terus menjadi hambatan bagi kehidupan masyarakat desa.
Dengan harapan yang besar, warga Desa Macang Sakti berharap bahwa janji-janji yang disampaikan oleh pemerintah dapat segera diwujudkan, sehingga kehidupan mereka dapat kembali normal dan ekonomi desa dapat berkembang.