
aiotrade.CO.ID - JAKARTA.
Sistem Perdagangan Online Syariah (SOTS) di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan mengalami penambahan. Jika tidak ada hambatan, terdapat lima anggota bursa yang saat ini sedang dalam proses pengembangan.
Kepala Pasar Modal Syariah BEI, Irwan Abdalloh, menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 20 anggota bursa atau sekuritas yang memiliki layanan SOTS. Namun, dua di antaranya tidak aktif karena tidak memperpanjang sertifikat syariahnya.
“Kami tidak bisa melakukan intervensi di area DSN MUI, jadi yang bisa kami lakukan adalah memberitahukan kepada pasar bahwa ada dua anggota bursa yang tidak aktif,” ujarnya dalam acara Edukasi Wartawan secara daring, Kamis (25/2/2026).
Menurut Irwan, jumlah anggota bursa (AB) yang masih aktif dalam memberikan layanan SOTS hanya tersisa 18 anggota.
“Tahun ini, ada dua anggota bursa yang sudah masuk ke DSN MUI. Selain itu, terdapat tiga anggota bursa lainnya yang telah berdiskusi dengan kami,” tambahnya.
Untuk dapat menyediakan layanan SOTS, anggota bursa harus mengembangkan sistem mereka sendiri. Setelah itu, BEI akan meninjau proses tersebut baik secara teknis maupun non-teknis.
Berikut ini daftar 18 anggota bursa yang masih aktif dalam memberikan layanan SOTS:
- Indo Premier Sekuritas (IPOT Syariah)
- Mirae Asset Sekuritas (HOTS Syariah)
- BNI Sekuritas (BIONS Syariah)
- Mandiri Sekuritas (MOST Syariah)
- Panin Sekuritas (POST Syariah)
- FAC Sekuritas (FAST Syariah)
- MNC Sekuritas (MotionTrade Syariah)
- HP Sekuritas (HPX Syariah)
- Philip Sekuritas Indonesia (POEMS Syariah)
- Samuel Sekuritas Indonesia (STAR Syariah)
- RHB Sekuritas (RHB Tradesmart Syariah)
- Maybank Sekuritas Indonesia (Maybank Trade Syariah)
- BRI Danareksa Sekuritas (BRIGHTS)
- Phintraco Sekuritas (PROFITS Syariah)
- CGS Internasional Sekuritas Indonesia (CGS iTrade Syariah)
- Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KOINS Syariah)
- Profindo Sekuritas Indonesia (ProClick Syariah)
- NH Korindo Sekuritas Indonesia (NAIK Syariah)
Pengembangan SOTS ini menjadi langkah penting dalam memperluas akses investasi syariah di pasar modal Indonesia. Dengan adanya layanan ini, investor yang ingin bertransaksi sesuai prinsip syariah dapat lebih mudah dan aman.
Selain itu, BEI juga terus memastikan bahwa setiap anggota bursa yang menyediakan layanan SOTS memenuhi standar yang ditetapkan. Proses evaluasi dilakukan untuk memastikan kualitas layanan serta kepatuhan terhadap aturan yang berlaku.
Irwan menegaskan bahwa BEI akan terus mendukung pengembangan SOTS agar semakin banyak anggota bursa yang dapat bergabung. Hal ini sejalan dengan visi BEI untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pasar modal, khususnya melalui produk-produk yang sesuai dengan prinsip syariah.
Dengan penambahan anggota bursa yang aktif dalam layanan SOTS, diharapkan dapat menciptakan lingkungan investasi yang lebih inklusif dan transparan. Kehadiran SOTS juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi syariah di Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar