Siswa SMAN 72 Jakarta Bantah Tuduhan Korban Bully, Unggah Klarifikasi

admin.aiotrade 08 Nov 2025 3 menit 15x dilihat
Siswa SMAN 72 Jakarta Bantah Tuduhan Korban Bully, Unggah Klarifikasi

Klarifikasi Siswa SMAN 72 Jakarta Terkait Ledakan yang Menimbulkan Kekacauan

Sebuah peristiwa ledakan yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 72 Jakarta pada Jumat, 7 November 2025, kini menjadi perhatian publik. Peristiwa ini menimbulkan kepanikan besar dan mengakibatkan lebih dari sepuluh siswa mengalami luka-luka. Berbagai spekulasi bermunculan di media sosial terkait penyebab ledakan tersebut.

Beberapa pihak berspekulasi bahwa ledakan mungkin berasal dari siswa yang dikabarkan sering menjadi korban bullying di sekolah. Namun, hal ini langsung dibantah oleh sejumlah siswa lainnya yang bersekolah di SMAN 72 Jakarta. Mereka menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan hanya sebatas spekulasi.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Ledakan Terjadi Tiga Kali, Dua di Luar Sekolah

Menurut guru SMAN 72 Jakarta, Totong Koswara, suara ledakan terdengar sebanyak tiga kali. Bunyi ledakan tersebut membuat para siswa panik dan berhamburan keluar dari area sekolah, terutama dari area tempat ibadah, untuk menyelamatkan diri.

Ledakan pertama terjadi di dalam masjid sekolah, disusul oleh dua ledakan lainnya di area luar sekolah. Kejadian ini menimbulkan ketegangan dan kekhawatiran, sehingga pihak sekolah segera mengambil langkah-langkah darurat untuk memastikan keselamatan seluruh siswa dan staf.

"Korban banyak, ada lebih dari 10 orang dibawa ke rumah sakit. Tapi untuk total pastinya belum tahu," kata Totong.

Meski ledakannya terdengar keras, namun tidak ada kerusakan signifikan di dalam gedung sekolah. "Kalau kerusakan di dalam enggak ada (yang begitu parah). Ledakan terjadi di beberapa titik, tapi jangka waktunya berdekatan," tambah Totong.

Penyelidikan Masih Dilakukan

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri membenarkan peristiwa ledakan tersebut. "Bahwa memang benar terjadi ledakan di lingkungan SMAN 72 Kelapa Gading," katanya dikutip dari Kompas TV, Jumat sore.

Asep Edi juga menyampaikan bahwa saat ini ada 54 orang yang sedang dirawat di rumah sakit. "Ada yang luka ringan, ada yang luka sedang, dan mungkin tadi ada yang sudah pulang," ujarnya.

Luka pada korban juga bervariasi mulai dari luka bakar hingga luka terkena serpihan kecil. "Ada beberapa yang telinga terganggu," tambahnya.

Puluhan korban itu dibawa ke Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Islam Jakarta, Cempaka Putih. Ia pun mengatakan kalau sumber ledakan hingga saat ini masih dalam penyelidikan. "Sedang kita dalami, kita olah TKP, nanti hasilnya kita sampaikan," tandasnya.

Postingan Siswa SMAN 72 Jakarta Sebelum Ledakan

Sementara itu, di media sosial, siswa SMAN 72 Jakarta sempat memposting video sebelum terjadi ledakan. Video itu diunggah oleh pemilik akun TikTok j. Di video tersebut, terlihat para siswa sedang berada di dalam kelas. Mereka kemudian membuat video konten melompat saat tak ada pelajaran di kelas.

Belasan siswa itu melompat sambil diiringi musik. Video itu dibuat jauh sebelum ledakan itu terjadi, yakni pada 16 September 2025. Ia hanya menambahkan caption hastag @sman72jakarta#git.

Rupanya video itu viral setelah terjadi ledakan di SMAN 72 Jakarta. Beberapa pengguna media sosial memberikan komentar terkait kejadian tersebut. "nak ibu boleh tanya tadi ada kejadian apa di 72," tulis akun @Ratna89. "ada ledakan ya," tanya akun mqmqk.

Kemudian pemilik akun j pun membalas komentar tersebut. Ia membalas dengan emoji dua tangan menyatu. Dirinya juga berkomentar pada postingan itu diduga soal ledakan tersebut. "hanya tuhan yang tau," tulis dia.

Rupanya ada yang mengatakan kalau ledakan itu dipicu adanya bullying di sekolah tersebut. "Bullying pake airsoft gun," tulis akun AL. Namun hal itu dibantah oleh pemilik akun. "jangan sebarkan hoax," balasnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan