
Penyelidikan Terhadap Hilangnya Siswi SMA di Tangerang
Polres Metro Tangerang Kota, Polda Metro Jaya, sedang melakukan penyelidikan terkait kasus hilangnya seorang siswi SMA Strada St. Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, yang berinisial MG (16). Korban dikabarkan menghilang tanpa jejak selama hampir seminggu.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Awaludin Tanur menjelaskan bahwa pihaknya telah memulai proses penyelidikan dengan mengumpulkan data dan keterangan dari pihak keluarga serta sekolah korban. “Langkah awal kami adalah pengumpulan data. Karena anak ini masih aktif bersekolah, kami juga menghimpun informasi dari pihak sekolah dan orang tua,” ujarnya di Tangerang, Rabu 12 November 2025.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Awaludin menambahkan bahwa tim penyidik saat ini sedang turun ke lapangan untuk mempercepat proses pencarian korban. “Untuk percepatan pencarian, kami segera melakukan penyelidikan di lapangan. Saat ini tim masih bekerja di lokasi,” katanya.
Menurut Awaludin, sejumlah saksi telah diperiksa, mulai dari pihak keluarga hingga lingkungan sekolah korban. “Pemeriksaan terhadap saksi terus berjalan. Semua data akan kami kumpulkan untuk memperjelas arah penyelidikan,” imbuhnya.
Terkait dugaan adanya keterlibatan jaringan kejahatan terorganisir atau penculikan, Awaludin enggan berspekulasi. Ia menegaskan bahwa fokus utama saat ini adalah menemukan keberadaan siswi tersebut. “Belum bisa disimpulkan ada unsur penculikan. Biasanya kalau penculikan, ada permintaan atau tujuan tertentu dari pelaku. Sementara sejauh ini belum ada indikasi ke arah sana,” tegasnya.
Sementara itu, ayah korban, Yohanes Hany, mengungkapkan bahwa anaknya dilaporkan hilang sejak Rabu, 5 November 2025, dan hingga kini belum diketahui keberadaannya. “Sejak Rabu, 5 November 2025, anak kami tidak pulang. Diduga dilarikan oleh seorang laki-laki yang kemungkinan terlibat dalam jaringan kejahatan terorganisir,” ujarnya.
Yohanes menambahkan, nomor ponsel anaknya kini sudah tidak aktif sehingga sulit dilacak. “Nomor HP sudah tidak aktif, jadi kami tidak bisa melacak keberadaannya,” katanya.
Ia berharap masyarakat dapat membantu memberikan informasi jika mengetahui keberadaan anaknya. “Mohon bantuan masyarakat. Sudah enam hari anak kami belum ditemukan. Kami sangat menghargai setiap informasi dan bantuan demi menemukan putri kami satu-satunya,” pungkasnya.
Proses Penyelidikan yang Dilakukan
Proses penyelidikan yang dilakukan oleh Polres Metro Tangerang Kota mencakup beberapa langkah penting:
- Pengumpulan data dari pihak keluarga dan sekolah korban
- Pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terkait
- Turun ke lapangan untuk mempercepat pencarian
- Analisis terhadap semua informasi yang diperoleh
Selain itu, polisi juga melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan proses penyelidikan berjalan efektif dan cepat. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan memberikan informasi jika mengetahui keberadaan korban.
Peran Masyarakat dalam Kasus Ini
Masyarakat diharapkan dapat menjadi mitra dalam proses pencarian korban. Dengan bantuan masyarakat, peluang menemukan korban dapat meningkat. Selain itu, kehadiran masyarakat juga dapat memberikan rasa aman dan dukungan moral bagi keluarga korban.
Kesimpulan
Kasus hilangnya siswi SMA di Tangerang masih dalam proses penyelidikan. Polisi berkomitmen untuk menemukan keberadaan korban dan memastikan keadilan. Dengan bantuan masyarakat, harapan untuk menemukan korban semakin besar.