
Pemkab Beltim Kembangkan Situ Kulong Minyak sebagai Pusat Ekonomi Baru
Pemerintah Kabupaten Belitung Timur (Beltim) memiliki rencana besar untuk mengembangkan kawasan Situ Kulong Minyak di Manggar menjadi pusat ekonomi baru yang lebih terstruktur dan berkelanjutan. Saat ini, kawasan tersebut digunakan sebagai lokasi bazar Ramadan 1447 Hijriah, yang menjadi awal dari upaya penataan yang lebih luas.
Asisten III Setda Beltim, Zikril, menjelaskan bahwa penataan kawasan Situ Kulong Minyak merupakan instruksi langsung Bupati Beltim, Kamarudin Muten. Tujuannya adalah untuk memaksimalkan potensi aset daerah agar dapat memberikan manfaat bagi masyarakat secara keseluruhan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Kita ingin Situ Kulong Minyak menjadi ruang publik yang inklusif, tidak hanya untuk berjualan, tetapi juga sebagai tempat berkumpul yang nyaman dan memiliki nilai estetika," ujarnya.
Simbol Toleransi dan Harmoni
Selain sebagai pusat ekonomi, Situ Kulong Minyak juga diproyeksikan sebagai simbol toleransi di Kabupaten Beltim. Zikril menekankan bahwa suasana harmoni akan sangat terasa di kawasan ini, terutama saat mendekati puncak perayaan hari besar keagamaan.
"Ini juga menjadi simbol toleransi kita. Di mana nanti akan ada perayaan Idulfitri Kabupaten di sini. Kita ingin semua elemen masyarakat merasakan bahwa ini adalah milik bersama, tempat kita bersilaturahmi tanpa memandang perbedaan," katanya.
Keberlanjutan Penataan Kawasan
Zikril menyatakan bahwa pemerintah daerah tidak ingin penataan kawasan ini hanya bersifat musiman. Ia menilai sudah saatnya aset pemerintah daerah itu dikelola dengan manajemen yang lebih profesional dan terarah.
"Ke depan, goal-nya Pak Bupati adalah semua terpadu. Kita tidak ingin setelah bazar selesai, kawasan ini kembali tidak terurus. Oleh karena itu, kita sedang menggodok rencana pembentukan unit kerja khusus atau UPTD," jelasnya.
Rencana pembentukan UPTD bertujuan agar ada badan resmi yang bertanggung jawab penuh terhadap perawatan, keamanan, hingga penarikan retribusi yang transparan. Dengan demikian, kawasan Situ Kulong Minyak bisa memberikan kontribusi nyata bagi pendapatan asli daerah (PAD).
"Jika dikelola oleh UPTD atau badan unit kerja khusus, maka pemanfaatan fasilitas di sini akan lebih tertib. Mulai dari fasilitas permainannya, kebersihan lingkungannya, sampai pada sisi keamanannya akan ada yang menjamin setiap hari," tambahnya.
Pemberdayaan Masyarakat dan Kolaborasi
Zikril juga menyinggung keterlibatan pihak ketiga atau penyelenggara dalam masa transisi di Situ Kulong Minyak ini. Kolaborasi dengan komunitas seperti Gemawira merupakan bentuk edukasi bagi masyarakat lokal dalam mengelola sebuah event besar secara swadaya.
"Kami menggandeng komunitas untuk mengelola ini sebagai bentuk pemberdayaan. Kami ingin mereka belajar bagaimana mengatur tata letak stan, mengatur alur pengunjung, hingga menjaga ketertiban umum tanpa harus bergantung sepenuhnya pada anggaran pemerintah," ujarnya.
Ruang Terbuka untuk Pihak Lain
Pemerintah Kabupaten Beltim pun membuka ruang bagi pihak mana pun yang ingin memanfaatkan kawasan Kulong Minyak di masa mendatang, selama mengikuti prosedur yang telah ditetapkan oleh pemerintah kabupaten melalui dinas terkait.
"Banyak EO yang sudah bersurat, bahkan ada yang dari Tanjungpandan ingin masuk setelah tanggal 23 Maret nanti. Prinsipnya silakan ajukan ke Pak Bupati melalui disnaker. Ini fasilitas publik, yang penting prosedural dan ada penanggung jawab yang andal di lapangan," kata Zikril.