
aiotrade
Perubahan Jalur Penerimaan Mahasiswa Baru di ITB
Institut Teknologi Bandung (ITB) resmi mengganti jalur penerimaan mahasiswa baru melalui Seleksi Mandiri menjadi Seleksi Siswa Unggul (SSU). Perubahan ini dilakukan dengan tujuan memberikan kesempatan lebih luas bagi siswa lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat untuk masuk ke ITB.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Jalur SSU tidak memandang kurikulum nasional yang berlaku, termasuk kurikulum merdeka atau kurikulum internasional. Dengan demikian, calon mahasiswa dapat mengikuti beberapa mekanisme seleksi, seperti tes atau berdasarkan prestasi akademik.
Tidak Ada Subsidi Biaya
Salah satu pertanyaan yang muncul adalah apakah pembiayaan SSU akan sama seperti jalur mandiri sebelumnya? Menurut informasi dari laman resmi ITB, meskipun jalur SSU bisa dilakukan berdasarkan prestasi, setiap mahasiswa yang diterima lewat jalur tersebut tidak akan mendapat subsidi biaya.
"SSU ITB diprogramkan sebagai jalur penerimaan mahasiswa program sarjana yang akan berjalan tanpa subsidi biaya," demikian penjelasan yang tercantum di laman resmi ITB.
Mahasiswa yang diterima melalui jalur SSU tetap memiliki kewajiban untuk membiayai pendidikan S1 di ITB secara penuh.
Beasiswa Tetap Disediakan
Meski demikian, ITB tetap menyediakan skema beasiswa penuh atau parsial bagi calon mahasiswa yang mendaftar jalur SSU dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. Calon mahasiswa SMA sederajat yang berasal dari daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T) juga bisa ditanggung biaya pendidikannya melalui beasiswa.
Mencari Talenta Terbaik di Indonesia
SSU ITB memberikan kesempatan kepada calon mahasiswa untuk mengikuti penerimaan dengan skema beasiswa, baik beasiswa penuh maupun parsial.
Sebelumnya, ITB resmi tidak mengadakan Seleksi Mandiri pada penerimaan mahasiswa baru tahun 2026. Pihak ITB mengganti Seleksi Mandiri dengan SSU untuk menjaring talenta-talenta terbaik di Indonesia.
Selain itu, jalur SSU juga menekankan pencarian talenta secara lebih inklusif, mencakup keunggulan akademik maupun non-akademik.
"SSU menekankan pada penjaringan siswa dengan potensi dan talenta unggul. Ini jalur prestasi, bukan jalur finansial. Kami ingin memberikan peluang bagi talenta dari seluruh Nusantara agar dapat berkembang melalui pendidikan ITB," ujar Direktur Penerimaan Mahasiswa ITB, Achmad Syarief, dikutip dari laman resmi ITB.
Jenis-Jenis Seleksi SSU
Adapun nantinya SSU terbagi menjadi dua jenis seleksi, yakni seleksi non-tes yang ditujukan bagi calon mahasiswa berprestasi akademik dan non-akademik.
Dengan perubahan ini, ITB berharap mampu menjangkau lebih banyak calon mahasiswa yang memiliki potensi tinggi, baik dari segi akademik maupun non-akademik. Hal ini juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan di ITB serta memperluas akses pendidikan bagi para talenta di Indonesia.