Skema TPST di Pulau Banda, Kadis DLH Malteng Akui Kerja Sama dengan Pihak Kedua

admin.aiotrade 12 Nov 2025 2 menit 17x dilihat
Skema TPST di Pulau Banda, Kadis DLH Malteng Akui Kerja Sama dengan Pihak Kedua
Skema TPST di Pulau Banda, Kadis DLH Malteng Akui Kerja Sama dengan Pihak Kedua

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Banda Berencana Kolaborasi dengan Pihak Kedua

Di Pulau Banda, khususnya di wilayah Masohi, pemerintah setempat sedang menggarap skema Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) yang akan menjadi solusi untuk pengelolaan sampah yang lebih efisien dan berkelanjutan. Hal ini diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Hengky Tomasoa, yang menyatakan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan pihak kedua dalam pelaksanaan proyek tersebut.

"Kolaborasi dengan Dinas PUPR Malteng sudah dipastikan, dan saat ini kita sedang mempersiapkan dokumen-dokumen pendukung. Untuk pembuatan TPST, kerja sama dengan pihak kedua diperlukan karena pengelolaan sisa sampah harus dilakukan secara terstruktur," jelas Kadis saat dikonfirmasi, Selasa (11/11/2025).

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Proses Pembersihan dan Pengelolaan Sampah

Menurut Hengky, TPST ini akan menjadi tempat utama bagi pembersihan sampah. Ia menjelaskan bahwa setiap hari Jumat, warga akan langsung membawa sampah ke TPST, tanpa perlu mengirimkannya ke tempat lain.

"Setiap Jumat, kita lakukan pembersihan, dan sampah langsung dibuang ke TPST saja. Tidak ada lagi pengiriman sampah ke tempat lain," tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa jika TPST ini benar-benar terealisasi, maka tidak akan ada lagi penumpukkan sampah, melainkan proses pengolahan yang lebih terarah. Dari sampah yang ada, plastik akan dijual, sementara sampah rumah tangga akan diolah menjadi kompos atau pupuk.

Tantangan dan Proses Persiapan

Meskipun rencana ini cukup menjanjikan, Kadis mengakui bahwa pekerjaan ini tidak mudah. Saat ini, TPST telah dibuka untuk sementara waktu sebagai tempat pembersihan, namun masih dalam proses penambahan lokasi.

"Sedangkan pembangunan infrastruktur fisik TPST masih menunggu arahan kebijakan dari Kementerian PUPR. Di daerah, kita hanya bertugas mempersiapkan dokumen pendukung," ujar Hengky.

Perhatian Kementerian PUPR terhadap Banda Neira

Beberapa waktu lalu, Kawasan Banda Neira dinobatkan sebagai Kota Kecil Prioritas oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Hal ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), serta menjadi prioritas Kementerian PUPR pada tahun 2026 dan 2027.

Selain itu, Dinas PUPR Malteng juga telah melakukan audiensi dengan Kementerian PUPR terkait pengembangan infrastruktur di Banda. Salah satu fokus utamanya adalah pengembangan TPA (Tempat Pemrosesan Akhir) dan TPST (Tempat Pengolahan Sampah Terpadu).


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan