
Laga Dramatis Persik Kediri vs PSM Makassar Berakhir Imbang
Pertandingan antara Persik Kediri melawan PSM Makassar di Stadion Brawijaya berlangsung sangat sengit dan penuh drama. Pertandingan yang berlangsung pada Sabtu (25/10/2025) akhirnya berakhir dengan skor imbang 1-1.
Kartu Merah yang Memicu Kontroversi
Awal pertandingan langsung memanas ketika bek Persik Kediri, Novri Setiawan, menerima kartu merah pada menit ke-24. Insiden ini terjadi setelah kaki Novri mengenai kepala pemain PSM Makassar. Wasit awalnya memberikan hukuman tersebut, dan keputusan itu sempat ditinjau melalui VAR. Hasilnya, wasit tetap memutuskan bahwa pelanggaran tersebut merupakan tindakan berat.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Namun, situasi semakin membingungkan ketika pada menit ke-27, wasit kembali melakukan pengecekan VAR setelah PSM mendapat peluang tendangan bebas. Hasilnya, ternyata pelanggaran yang dilakukan oleh Novri terjadi setelah momen offside. Meski tendangan bebas dibatalkan, kartu merah untuk Novri tetap diberlakukan.
Keputusan ini memicu perdebatan antara pemain dan official dari kedua tim. Keputusan tersebut membuat Persik harus bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama.
Perjuangan Tim dengan 10 Pemain
Meski dalam kondisi kekurangan satu pemain, Persik Kediri tetap menunjukkan disiplin dalam bermain. Namun, pada menit ke-53, PSM Makassar berhasil memanfaatkan situasi di kotak penalti lewat aksi Alex Gomes yang membawa tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal satu gol tidak membuat Macan Putih menyerah. Dukungan suporter yang memadati Stadion Brawijaya memberikan semangat tambahan bagi tim tuan rumah. Hasilnya, di menit ke-73, Imanol Garcia berhasil mencetak gol penyeimbang melalui skema serangan yang menembus pertahanan PSM.
Gol tersebut disambut sorak sorai oleh para penonton. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor tetap bertahan 1-1. Persik pun harus puas berbagi poin dengan PSM Makassar dalam laga penuh drama tersebut.
Tanggapan Pelatih dan Pemain
Pelatih kepala Persik Kediri, Ong Kim Swee, mengaku tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meskipun hanya meraih hasil imbang. "Satu poin ini penting, apalagi kami bermain dengan 10 pemain sejak babak pertama," katanya usai pertandingan.
Menurut pelatih yang akrab disapa OKS tersebut, para pemain menunjukkan semangat juang luar biasa meski dalam tekanan. "Tujuan utama kami memang ingin menang, tapi dalam kondisi kekurangan satu pemain, mereka tetap bermain positif dan berusaha keras hingga akhirnya bisa mencetak gol. Itu hal yang sangat saya apresiasi," imbuhnya.
Terkait kartu merah Novri Setiawan, Ong menyebut akan mempelajari lebih lanjut keputusan wasit. "Saya sudah dijelaskan oleh wasit mengenai situasi itu. Saya hanya berharap mereka juga memberikan penjelasan kepada penonton agar paham kenapa kartu merah tetap diberikan padahal pelanggaran terjadi setelah offside," jelasnya.
Ia menegaskan tidak ingin menyalahkan keputusan wasit, namun berharap ada kejelasan soal penerapan aturan. "Kalau memang itu sesuai peraturan, kami terima. Tapi kalau tidak, tentu harus ada evaluasi agar ke depan tidak membingungkan," tegas Ong.
Pemain: Satu Poin Penting
Sementara itu, pemain Persik Kediri, Yoga Pratama, menyebut hasil imbang tersebut tetap layak disyukuri. "Saya mewakili teman-teman merasa ini satu poin yang penting. Kami sudah bermain dengan 10 pemain sejak awal, tapi bisa menahan imbang tim kuat seperti PSM. Ke depan, kami akan berusaha lebih baik dan menargetkan kemenangan di pertandingan berikutnya," ujarnya.