
SMAN 1 Padang Cermin Hidupkan Semangat Kepahlawanan dengan Kreativitas
SMAN 1 Padang Cermin tidak hanya merayakan Hari Pahlawan 10 November 2025 dengan upacara biasa, tetapi juga menyelenggarakan acara khusus yang dinamai Kesan Fest (Kreativitas dan Ekspresi Seni Anak Nusantara). Dengan tema “Jejak Pahlawan dalam Nada, Gerak, dan Cerita”, sekolah ini berhasil menghidupkan kembali semangat perjuangan para pahlawan melalui berbagai ekspresi seni dan karya kreatif.
Acara ini diadakan di halaman sekolah dan menjadi panggung bagi para pelajar untuk menunjukkan bakat mereka. Mulai dari tarian yang penuh makna, lagu-lagu bertema perjuangan, hingga film pendek dan karya jurnalistik yang menyentuh hati, semua dikemas dengan gaya yang kreatif namun tetap memperlihatkan nilai-nilai kepahlawanan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kepala SMAN 1 Padang Cermin, Tamzir Zamka, menjelaskan bahwa tujuan dari acara ini adalah membuat peringatan Hari Pahlawan terasa lebih hidup dan relevan dengan dunia remaja. Ia menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan tidak harus selalu formal. “Kami memilih menghormati jasa para pahlawan lewat karya seni dan jurnalistik yang penuh makna dan nilai perjuangan,” ujarnya.
Kesan Fest 2025 diikuti oleh siswa-siswi SMA negeri dan swasta se-Kabupaten Pesawaran. Ada empat cabang lomba yang diselenggarakan, yaitu tari kreasi, solo song, film pendek, dan jurnalistik. Dari catatan panitia, terdapat 9 peserta tari, 22 peserta solo song, 14 peserta jurnalistik, dan 1 peserta film pendek yang tampil maksimal dalam menampilkan karya mereka.
Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah II Provinsi Lampung. Selain itu, hadir pula juri-juri berkelas dari Dewan Pers Lampung, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), serta para kepala SMA se-Pesawaran. Semua mendukung penuh semangat anak muda yang ingin meneladani perjuangan pahlawan lewat karya positif.
Tamzir Zamka menambahkan bahwa melalui nada, gerak, dan cerita, siswa dapat belajar arti perjuangan dengan cara yang fun tapi bermakna. “Kegiatan ini jadi bentuk nyata bagaimana generasi muda bisa terus menyalakan api semangat pahlawan dengan cara yang relevan dengan zaman mereka,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa Kesan Fest bukan hanya ajang lomba, tetapi juga ruang eksplorasi dan pembentukan karakter. “Kami ingin siswa tidak cuma cerdas secara akademik, tapi juga kreatif, berkarakter, dan punya nasionalisme tinggi. Cinta tanah air itu bisa lahir dari karya, bukan cuma dari hafalan sejarah,” tambahnya.
Kesan Fest 2025 sukses membuktikan bahwa semangat kepahlawanan bisa dihidupkan dengan cara modern dan inspiratif. Dari siswa, oleh siswa, dan untuk Indonesia — SMAN 1 Padang Cermin berhasil menjadikan seni sebagai bahasa perjuangan yang tak lekang oleh waktu.