Penjelasan Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan tentang Taman Nasional Tesso Nilo
Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan memberikan penjelasan terkait isu yang sering muncul mengenai Taman Nasional Tesso Nilo. Ia menegaskan bahwa kawasan tersebut tidak pernah diberikan izin pembukaan lahan selama masa jabatannya sebagai Menteri Kehutanan.
"Tesso Nilo itu pak Taman Nasional, Taman Nasional itu tidak boleh diberi izin apapun. Oleh karena itu Tesso Nilo itu tidak ada Menteri Kehutanan yang berani memberi izin, gak ada, tidak hanya saya. Menteri Kehutanan mana pun gak mungkin berani ngasih izin di Tesso Nilo. Kalau ngasih izin di Tesso Nilo maka dia masuk penjara langsung karena pidana," ujarnya dalam BIG Conference 2025 di Jakarta, Senin (8/12/2025).
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Kerusakan Tesso Nilo sejak Era Reformasi
Zulhas menyebut kerusakan yang terjadi di Tesso Nilo sudah muncul sejak masa reformasi ketika kawasan itu didatangi oleh puluhan ribu orang. Ia mempertanyakan alasan dirinya tetap dijadikan pihak yang disalahkan atas kondisi tersebut.
"Kok Tesso Nilo-nya rusak? Lho waktu reformasi diserbu di situ ada 50 ribu masyarakat sekarang. Terus salah Zulkifli Hasan apa di situ? Apa? Kata orang salah semua ya saya terima aja, gak apa-apa," ujarnya.

Nama Zulhas Diseret Usai Bencana di Sumatra
Zulhas menyinggung munculnya namanya dalam perbincangan publik usai bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Ia menilai pengaitannya dengan Tesso Nilo tidak tepat karena taman nasional itu berada di Provinsi Riau, wilayah yang tidak terdampak bencana.
Dia juga menyinggung adanya anggapan yang menyalahkan dirinya hingga ke bencana di luar negeri. Zulhas menilai tuduhan tersebut tidak relevan, namun dia tidak mempermasalahkannya.
"Yang dipermasalahkan Kepada Zulkifli Hasan Tesso Nilo. Tesso Nilo itu di Provinsi Riau. Sementara ini Provinsi Riau tidak ada bencana apapun. Itu pak, itu. Tapi bencana itu yang salah Zulkifli Hasan termasuk di Thailand dan Malaysia. Ya gak apa-apa saya maafkan. Gak apa-apa," ujarnya.

Tegaskan Penanganan Perambah Bukan Wewenangnya
Zulhas menjelaskan keberadaan puluhan ribu perambah di kawasan Tesso Nilo merupakan persoalan hukum. Ia menyebut penindakan terhadap pelanggaran pidana di kawasan konservasi berada di bawah kewenangan aparat penegak hukum, bukan kementerian yang dia pimpin saat itu.
Hal itu disampaikannya ketika mengenang wawancaranya dengan aktor dan aktivis lingkungan Harrison Ford, yang saat itu mempertanyakan alasan pemerintah tidak menindak para perambah di Tesso Nilo.
Zulhas menilai tidak tepat jika dia menjawab dengan menyalahkan institusi penegak hukum karena persoalan tersebut berada di luar kewenangannya. Dis kemudian memilih memberikan penjelasan sebatas ruang lingkup tugasnya sebagai menteri.
"Di situ waktu orang Amerika itu datang 'kamu kok gak tangkap tuh 50 ribu orang?'. Saya bilang Itu perambah pidana itu ranah hukum. Cuma kan saya gak enak kalau ngomongin kok gak ditangkap bukan wewenang saya. Masa saya ngomong begitu? kan gak boleh dong. Gak boleh," katanya.

Penjelasan Lengkap Zulhas Soal Polemik 1,6 Juta Hektare Kawasan Hutan
Selain isu Tesso Nilo, Zulhas juga memberikan penjelasan terkait polemik luasnya kawasan hutan yang menjadi sorotan publik. Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan yang diambil selalu berdasarkan pertimbangan hukum dan kepentingan negara.
Viral Manggul Beras, Zulhas Curhat Diledek Ibu-ibu Saat Olahraga
Dalam kesempatan lain, Zulhas juga menyampaikan curhatannya mengenai viralnya video manggul beras yang ia lakukan. Ia mengaku diledek oleh ibu-ibu saat sedang berolahraga, namun ia tetap tenang dan menjaga sikap.
Disebut Biang Kerok Bencana Sumatra, Zulhas: Sebegitu Berkuasakah Saya?
Terkait tuduhan yang menyebutnya sebagai biang kerok bencana di Sumatra, Zulhas menegaskan bahwa tidak ada hubungan antara posisinya sebagai Menteri Koordinator Pangan dengan bencana alam yang terjadi di wilayah tersebut. Ia menilai bahwa semua kejadian bencana adalah hasil dari faktor-faktor alam dan lingkungan yang tidak bisa sepenuhnya dikontrol oleh satu individu.