
Pengakuan atas Perjuangan Tokoh Nasional
Ketua Pemuda Panca Marga Jawa Barat (PPM Jabar), MQ Iswara, menyampaikan rasa syukur atas keputusan pemerintah yang menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada dua tokoh penting, yaitu Prof Mochtar Kusumaatmadja dan Presiden RI ke-2, HM Soeharto. Ia menilai penghargaan ini merupakan hasil dari perjuangan panjang yang dilakukan oleh kedua tokoh tersebut.
Iswara mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto yang telah memberikan gelar pahlawan nasional. Ia juga mengapresiasi perhatian dan dorongan dari Panglima Kodam III Siliwangi Mayor Jenderal Kosasih. Menurutnya, jerih payah yang telah dikerahkan selama ini akhirnya terbayar tuntas. Ia menjelaskan bahwa pihaknya di Jawa Barat terus-menerus mengajukan surat dan memohon agar gelar pahlawan diberikan kepada Pak Soeharto dan Pak Mochtar Kusumaatmadja.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar acara syukuran atas ditetapkannya Mochtar Kusumaatmadja dan HM Soeharto sebagai Pahlawan Nasional. Iswara juga menambahkan bahwa mereka akan melakukan syukuran karena akhirnya Pak Mochtar ditetapkan menjadi Pahlawan Nasional.
Perjalanan Karier dan Kontribusi Mochtar Kusumaatmadja
Mochtar Kusumaatmadja telah diusulkan menjadi Pahlawan Nasional sejak 2022 lalu. Ia adalah tokoh asal Jawa Barat yang berkontribusi besar terhadap negara. Salah satu peran pentingnya adalah lahirnya Deklarasi Juanda 1957, yang menjadi dasar hukum laut Indonesia dan diakui secara internasional melalui Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS).
Perjuangan Mochtar berlangsung selama lebih dari 25 tahun, mulai dari UNCLOS I hingga UNCLOS III. Akhirnya, perjuangannya membuahkan hasil ketika dunia mengakui konsep negara kepulauan Indonesia pada 10 Desember 1982. Berkat perjuangan ini, wilayah laut Indonesia meningkat drastis dari 12 mil menjadi sekitar 5,4 juta kilometer persegi.
Selain itu, nama Mochtar Kusumaatmadja juga ditetapkan menjadi nama jembatan layang Kota Bandung yang menghubungkan Pasteur-Gasibu. Hal ini menjadi bukti penghargaan masyarakat terhadap kontribusi yang telah diberikannya.
Peran HM Soeharto dalam Pembangunan Nasional
Sementara itu, HM Soeharto adalah Presiden RI ke-2 yang menjabat selama hampir 32 tahun, dari 27 Maret 1968 hingga 21 Mei 1998. Ia dikenal sebagai Bapak Pembangunan dan Bapak Ketahanan Pangan karena berhasil mencapai swasembada beras pada 1984 dan diakui oleh FAO.
Program-program penting seperti Revolusi Hijau dan Pembangunan Lima Tahun (Repelita) menjadi kunci untuk meningkatkan produksi pertanian melalui modernisasi, irigasi, penyuluhan, dan bantuan kepada petani. Dengan program ini, ekonomi pertanian Indonesia berkembang pesat dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.