
Pengakuan atas Jasa Besar Soeharto
Putra Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto, Bambang Trihatmodjo, menyampaikan rasa syukur atas penganugerahan gelar Pahlawan Nasional yang diterima oleh ayahnya setelah melalui tiga kali pengajuan. Ia mengungkapkan rasa terima kasih kepada Allah dan Presiden Prabowo serta seluruh rakyat Indonesia.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Bambang menjelaskan bahwa pengajuan gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto, khususnya dalam bidang perjuangan bersenjata dan politik, telah dilakukan sebanyak tiga kali. Proses ini dimulai dari era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, kemudian Presiden Joko Widodo, hingga akhirnya disetujui pada masa Presiden Prabowo Subianto.
Menurut Bambang, proses pengajuan gelar tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama dan harus memenuhi berbagai persyaratan ketat. "Ya kan itu melalui proses. Kita mengikuti saja," ujar Bambang.
Presiden Prabowo Subianto secara resmi menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto dari Provinsi Jawa Tengah. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 116.TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Dalam pembacaan naskah di Istana Negara, disebutkan bahwa Jenderal Soeharto menonjol sejak masa kemerdekaan. Sebagai Wakil Komandan BKR Yogyakarta, ia memimpin pelucutan senjata Jepang di Kota Baru pada 1945.
Pada kesempatan yang sama, Presiden Prabowo juga menganugerahkan gelar Pahlawan Nasional kepada 10 tokoh lainnya yang dinilai berjasa besar bagi bangsa dan negara dalam berbagai bidang seperti kepemimpinan, demokrasi, HAM, hingga keberpihakan kepada rakyat.
Daftar Penerima Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Berikut adalah daftar para penerima gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025:
- K.H. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam
- Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto – Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik
- Marsinah – Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan
- Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja – Bidang Perjuangan Hukum dan Politik
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Bidang Perjuangan Pendidikan Islam
- Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Bidang Perjuangan Bersenjata
- Sultan Muhammad Salahuddin – Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi
- Syaikhona Muhammad Kholil – Bidang Perjuangan Pendidikan Islam
- Tuan Rondahaim Saragih – Bidang Perjuangan Bersenjata
- Zainal Abidin Syah – Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi
Penganugerahan gelar tersebut menjadi bagian dari peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025. Hal ini sebagai bentuk penghargaan negara terhadap dedikasi dan jasa para tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa Indonesia.