
Kasus Penculikan Balita 4 Tahun di Makassar: Ditemukan di Jambi, Pelaku Ditangkap
Kasus penculikan seorang balita berusia 4 tahun asal Makassar, Sulawesi Selatan, kini menjadi perhatian publik. Balita bernama Bilqis Ramadhani diculik pada hari Minggu (2/11/2025) dan akhirnya ditemukan di Jambi, yang terletak di Pulau Sumatera. Kejadian ini mengejutkan banyak pihak karena lokasi penemuan jauh dari tempat kejadian awal.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Berdasarkan pengamatan kamera CCTV, ternyata Bilqis Ramadhani dibawa oleh seorang wanita bernama Sri Yuliana. Menurut laporan polisi, Sri Yuliana menculik anak tersebut dan menjualnya dengan harga Rp3 juta. Meskipun demikian, ia mengaku tidak tahu identitas pembelinya. “Dijual ke Facebook bang, saya tidak tahu (namanya), (dijual) Rp3 juta pak tapi dia minta sendiri bilang Rp3 juta,” ujar Sri Yuliana dalam wawancara yang diunggah di YouTube Warta Kota Production, Senin (10/11/2025).
Uang hasil penjualan itu dikirim melalui dua kali transfer. Transfer pertama sebesar Rp500 ribu, sedangkan transfer kedua sebesar Rp2,5 juta. Proses ini menunjukkan bahwa pelaku memiliki rencana yang terstruktur dalam menjual korban.
Kronologi Penculikan
Awalnya, Bilqis Ramadhani dibawa orangtuanya ke Taman Pakui Sayang, Kota Makassar, pada hari Minggu (2/11/2025). Taman tersebut berada dekat dengan Lapangan Tenis Kota Makassar. Saat orang tua Bilqis bermain tenis, balita tersebut tiba-tiba hilang. Mereka akhirnya melaporkan kehilangan tersebut ke Polrestabes Makassar.
Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana menjelaskan proses penyelidikan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. “Untuk kejadiannya sendiri memang sudah satu minggu, anggota kami memantau pergerakan dari pelaku melalui saksi-saksi yang ada di lapangan juga CCTV. Dari pengembangan para pelaku, diketahui ada pelaku yang tinggal di tempat lain, sehingga kami juga mendatangi ke sana, ke Jawa Tengah. Dari situ kami mendapat keterangan korban sudah berada di Jambi,” katanya dalam wawancara yang diunggah di YouTube KOMPASTV, Senin (10/11/2025).
Korban Berhasil Diselamatkan
Bilqis Ramadhani akhirnya berhasil ditemukan pada Sabtu (8/11/2025) di area pedalaman Jambi. Beruntung, kondisi balita tersebut dalam keadaan sehat dan tidak mengalami kekerasan fisik. “Ketika berada di Jambi kami melakukan pelacakan, di mana korban diserahkan terakhir kepada orang yang melakukan transaksi untuk mendapatkan anak tersebut, dari situ kami berhasil menemukan anaknya di Jambi, di pedalaman, di tengah hutan,” ujar Kombes Arya.
“Tadi sudah dicek kesehatannya, alhamdulillah tidak ada tanda-tanda penganiayaan. Kondisinya baik, secara psikologis juga sudah dicek, alhamdulillah dalam kondisi yang sangat baik, anaknya juga ceria,” tambahnya.
Jumlah Pelaku dan Penyelidikan Lanjutan
Saat ini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku. Menurut Kombes Arya, jumlah pelaku lebih dari satu orang. “Untuk pelaku, sampai saat ini kami masih melakukan pemeriksaan. Yang jelas pelakunya ada beberapa karena memang ini kan dilakukan dari satu tempat ke tempat lain,” jelasnya.
Selain itu, polisi juga masih menyelidiki apakah kasus ini terkait dengan sindikat penjualan anak. “Memang diketahui ada pemesanan dari orang-orang tertentu untuk mendapatkan korban tapi masih kami dalami, ada pemeriksaan yang kami lakukan,” pungkasnya.