
Masalah Menu Makanan di SPPG Balangnipa Sinjai
SPPG Balangnipa, yang berada di Jl Syarif Alqadri, Kelurahan Balangnipa, Kecamatan Sinjai Utara, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, kini sedang menjadi perhatian setelah menu makanan yang disajikan ke siswa tidak sesuai dengan harapan. Peristiwa ini terjadi pada Jumat (24/10/2025), saat menu MBG yang diberikan ke siswa SDN 103 Bontompare tidak disukai oleh anak-anak.
Menu yang disajikan hanya terdiri dari nasi, ayam tanpa bumbu, satu iris mentimun, sambal saset, dan tiga butir buah lengkeng. Tidak ada sayuran sama sekali dalam menu tersebut. Hal ini menimbulkan keluhan dari para siswa, yang menyebabkan banyak makanan tersisa.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Tanggapan dari Pihak Terkait
Ketua Satgas MBG Sinjai, Andi Jefrianto Asapa, mengatakan bahwa pihaknya sudah menindaklanjuti masalah tersebut. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan evaluasi terhadap SPPG Balangnipa. Sudah ditindak lanjuti, ujarnya kepada TribunTimur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sinjai juga menyatakan bahwa pemerintah daerah akan memberikan rekomendasi ke Badan Gizi Nasional (BGN) untuk melakukan perbaikan terhadap SPPG yang ditemukan kekurangannya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk memastikan bahwa program MBG dapat berjalan secara efektif dan sesuai dengan kebutuhan gizi siswa.
Penyebab Menu Tidak Disukai Siswa
Menurut Edy Sukri, kepala SDN 103 Bontompare, menu MBG yang diberikan hari itu tidak seperti biasanya. Ia menjelaskan bahwa menu tersebut hanya terdiri dari lauk ayam tanpa bumbu dan nasi, tanpa adanya sayuran. Hal ini membuat banyak siswa tidak menyukai makanan tersebut, sehingga banyak makanan yang tersisa.
Edy berharap agar penyajian menu MBG ke depan bisa lebih disesuaikan dengan selera anak-anak. Saya berharap penyajian makanan sesuai yang anak-anak suka supaya tidak terjadi pemborosan makanan, ujarnya.
Reaksi dari Komunitas
Menu MBG yang tidak disukai siswa juga menjadi perbincangan di media sosial. Salah satu guru, @elhaudin, mengunggah foto menu tersebut ke Facebook dengan caption: MBG hari ini SDN 103 Bontompare, kurang siap menunya. Unggahan ini kemudian dibagikan ke grup WhatsApp @Infodesadankelurahan dan menjadi perbincangan hangat.
Anggota grup WhatsApp menilai menu MBG disajikan terlalu kering dan tidak cocok untuk anak-anak. Kering sekali kasian, jangan sampai tersendak anak-anak, tulis salah satu anggota grup.
Fakta tentang SPPG Balangnipa
SPPG Balangnipa menangani sebanyak 3.513 porsi di sejumlah sekolah di Sinjai. Program ini dikelola oleh Yayasan Cahaya Langowan Nusantara dan telah beroperasi sejak Februari 2025. Sebanyak 350 siswa SDN 103 Bontompare menerima program MBG sejak awal operasional.
Meskipun ada keluhan, pihak SPPG Balangnipa belum memberikan tanggapan resmi hingga berita ini diterbitkan. Dengan adanya evaluasi dan perbaikan yang akan dilakukan, diharapkan program MBG dapat lebih efektif dalam memenuhi kebutuhan gizi siswa.