
Sriwijaya FC Tenggelam di Dasar Klasemen Setelah Kalah dari Adhyaksa FC Banten
Sriwijaya FC kembali mengalami kekalahan dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang. Pada laga pekan kesembilan Liga Championship musim 2025/2026, tim asuhan Budi Sudarsono kalah tipis 1-0 dari tamunya, Adhyaksa FC Banten. Hasil ini memperparah posisi Sriwijaya FC di klasemen sementara, yang kini berada di dasar grup.
Kekalahan ini menjadi yang ketiga kalinya bagi Sriwijaya FC di putaran pertama Liga Championship. Dengan perolehan dua poin dari sembilan pertandingan, Laskar Wong Kito terus berada di zona degradasi. Hal ini menunjukkan bahwa performa tim masih jauh dari harapan, terutama dalam menciptakan peluang dan memaksimalkan kesempatan saat berada di depan gawang lawan.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Pelatih dan Kapten Mengungkapkan Rasa Kecewa
Pelatih Sriwijaya FC, Budi Sudarsono, menyampaikan rasa prihatin atas hasil yang diraih. Ia mengakui bahwa kekalahan ini memperlihatkan adanya kelemahan dalam permainan tim. Namun, ia tetap optimistis bahwa dengan evaluasi dan perbaikan yang dilakukan, Sriwijaya FC bisa tampil lebih baik di putaran kedua.
"Alhamdulillah patut kita syukuri meski kalah, memang kita soroti itu tim kita bukan tim lawan permainan kita tunggu diputaran kedua aja bagaimana kita berbenah," ujar Budi Sudarsono dalam sesi konferensi pers di Media Center Gelora Sriwijaya Jakabaring.
Kapten Sriwijaya FC, Ganjar Mukti, juga menyampaikan penyesalan atas kegagalan tim untuk meraih kemenangan. Ia mengatakan bahwa kekalahan ini tidak hanya memengaruhi posisi klasemen, tetapi juga memberikan tekanan psikologis bagi pemain dan suporter.
"Untuk pertandingan hari ini lagi lagi kita gagal menang diputaran pertama kita tutup dengan kekalahan, nanti ini akan ada evaluasi," ujar Ganjar Mukti.
Ia berharap dengan adanya evaluasi dan perombakan tim, Sriwijaya FC dapat memperbaiki performa dan meraih kemenangan di putaran kedua. "Dengan adanya evaluasi kita bisa merubah situasi dan kondisi tim Sriwijaya FC lebih baik lagi," tambahnya.
Kondisi Tim yang Memprihatinkan
Hasil pertandingan melawan Adhyaksa FC Banten menunjukkan bahwa Sriwijaya FC masih kesulitan dalam menghadapi lawan-lawan yang kuat. Meskipun memiliki beberapa pemain berkualitas, tim ini masih belum mampu memanfaatkan peluang yang diberikan oleh pelatih.
Selain itu, masalah konsistensi dalam bermain juga menjadi kendala. Sriwijaya FC sering kali tampil bagus di awal pertandingan, tetapi kemudian kehilangan fokus dan kalah dalam fase akhir.
Harapan untuk Putaran Kedua
Meski situasi saat ini sangat sulit, para pemain dan pelatih tetap berharap bahwa putaran kedua Liga Championship akan menjadi momen penting untuk bangkit. Mereka berharap dengan evaluasi yang matang dan perubahan strategi, Sriwijaya FC dapat menunjukkan peningkatan signifikan.
Budi Sudarsono dan Ganjar Mukti sepakat bahwa evaluasi dan perbaikan harus dilakukan segera. Mereka juga meminta dukungan penuh dari para suporter, yang selama ini menjadi penyemangat utama tim.
Kesimpulan
Kekalahan dari Adhyaksa FC Banten adalah angin segar bagi Sriwijaya FC untuk melakukan evaluasi dan perbaikan. Meski posisi di klasemen masih sangat sulit, dengan kerja keras dan komitmen yang tinggi, Laskar Wong Kito berharap dapat kembali menunjukkan performa terbaiknya di putaran kedua Liga Championship.