Stadion Untia Kapasitas 20 Ribu, Anggaran Rp350 Miliar

Stadion Untia Kapasitas 20 Ribu, Anggaran Rp350 Miliar
Stadion Untia Kapasitas 20 Ribu, Anggaran Rp350 Miliar

Pembangunan Stadion Untia di Makassar

Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar sedang merancang pembangunan Stadion Untia yang akan memiliki kapasitas antara 15 ribu hingga 20 ribu penonton. Lokasi stadion ini berada di Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Proyek ini direncanakan menjadi fasilitas olahraga yang representatif bagi masyarakat setempat.

Kepala Bidang Prasarana dan Bangunan Gedung Dinas PU Makassar, Suryadi, menjelaskan bahwa kapasitas stadion disesuaikan dengan klasifikasi tipe B untuk tingkat kabupaten/kota. Menurutnya, stadion tipe B memiliki kapasitas antara 10.000 hingga 30.000 penonton. Namun, Pemkot Makassar memilih angka tengah dari rentang tersebut agar stadion tetap ideal dan realistis dalam hal pembiayaan.

“Nah kita ambil tengahnya, mungkin antara 15 hingga 20.000 penonton, ya 20.000 seat,” jelas Suryadi. Angka tersebut masih akan disesuaikan kembali melalui review pagu oleh konsultan manajemen konstruksi (MK).

Saat ini, progres pembangunan Stadion Untia telah memasuki tahap persiapan pengadaan. Pemkot Makassar juga telah mengontrak konsultan MK sejak 17 Maret 2026. Tugas konsultan tersebut adalah mendampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam menyusun dokumen pengadaan, termasuk review pagu anggaran dan kesiapan tender.

Pemkot Makassar menggunakan metode design and build atau rancang bangun dalam proyek stadion tersebut. Metode ini dinilai mampu memangkas waktu pengerjaan. “Jadi ketika ada sudah selesai rancangan langsung dibangun, itulah metode DB. Dia akan mempersingkat waktu,” jelas Suryadi.

Dokumen pengadaan ditargetkan rampung pada akhir April 2026. Setelah itu, proses tender akan didorong ke Pokja ULP pada awal Mei. Jika sesuai jadwal, pemenang tender diperkirakan sudah didapatkan sekitar Juli 2026. Setelah kontrak berjalan, pekerjaan fisik langsung dimulai.

Tahap awal pekerjaan nantinya meliputi pembersihan lahan, penimbunan area, hingga pekerjaan pondasi bawah. “Iya pasti di awal, karena tahap pekerjaan pertama itu land clearing, kemudian lanjut ke penimbunan dan pemancangan,” ucap Suryadi.

Proyek Stadion Untia dirancang sebagai pekerjaan multiyears atau tahun jamak. Total anggaran yang disiapkan mencapai Rp350 miliar hingga rampung. Sementara untuk alokasi tahun 2026, Pemkot Makassar menyiapkan dana sebesar Rp124 miliar.

Pembangunan stadion ini menjadi program prioritas Pemkot Makassar di bawah kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Munafri ingin agar Makassar memiliki stadion bertaraf internasional. Kandang PSM Makassar tersebut juga diharapkan menjadi pusat ekonomi baru masyarakat setempat.

"Selain fungsi olahraga, stadion ini diharapkan membuka peluang usaha, lapangan kerja, dan aktivitas ekonomi baru," kata Munafri.

Tahapan Pembangunan Stadion Untia

  • Persiapan Pengadaan: Saat ini, progres pembangunan Stadion Untia telah memasuki tahap persiapan pengadaan.
  • Kontrak Konsultan MK: Pemkot Makassar telah mengontrak konsultan manajemen konstruksi (MK) sejak 17 Maret 2026.
  • Metode Rancang Bangun: Metode design and build digunakan untuk mempercepat waktu pengerjaan.
  • Dokumen Pengadaan: Dokumen pengadaan ditargetkan rampung pada akhir April 2026.
  • Proses Tender: Setelah dokumen pengadaan selesai, proses tender akan dilanjutkan ke Pokja ULP pada awal Mei.
  • Pemenang Tender: Pemenang tender diperkirakan akan diketahui sekitar Juli 2026.
  • Pekerjaan Fisik: Pekerjaan fisik akan dimulai setelah kontrak ditandatangani, dengan tahap awal meliputi pembersihan lahan, penimbunan area, dan pekerjaan pondasi bawah.