Stasiun Balapan Layani 11.872 Penumpang Kereta Akhir Tahun

Stasiun Balapan Layani 11.872 Penumpang Kereta Akhir Tahun

Media sosial sedang heboh membicarakan topik ini. Banyak netizen yang ingin tahu kebenaran di balik Stasiun Balapan Layani 11.872 Penumpang Kereta Akhir Tahun. Berikut fakta yang berhasil kami kumpulkan.

Advertisement
AIOTrade App AIOTrade App

AIOTRADE

TRADING OTOMATIS 24 JAM NONSTOP yang MEMBELI OTOMATIS saat harga turun dan MENJUAL OTOMATIS saat harga naik di MARKET SPOT (bukan future/Bebas Margin Call), tersedia sekarang di Binance, Bitget, Tokocrypto, dan segera hadir di OKX serta Pasar SAHAM.

Peningkatan Mobilitas Masyarakat di Akhir Tahun

Mobilitas masyarakat pada akhir tahun 2025 menyebabkan lonjakan penumpang kereta api di Stasiun Solo Balapan. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat, stasiun tersebut melayani sebanyak 11.872 penumpang pada Rabu, 31 Desember 2025. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan hari biasa yang rata-rata hanya melayani sekitar 4.000 penumpang.

Manager Humas KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih menjelaskan bahwa dari jumlah tersebut, sebanyak 6.009 penumpang tercatat berangkat dan 5.863 lainnya tiba di Solo Balapan. Ia mengungkapkan bahwa angka tersebut masih bisa bertambah karena penjualan tiket terus berlangsung hingga keberangkatan kereta terakhir menjelang tengah malam.

“Jika dibandingkan dengan hari normal yang rata-rata memberangkatkan sekitar 4.000 penumpang, hari ini terjadi peningkatan hingga 50 persen,” ujar Feni saat ditemui di Stasiun Solo Balapan, Rabu, 31 Desember 2025.

Peningkatan jumlah penumpang itu, lanjut Feni, lebih tinggi sekitar 5-8 persen jika dibandingkan dengan kenaikan jumlah penumpang saat Natal dan tahun baru periode yang sama tahun lalu.

Persiapan Menghadapi Lonjakan Penumpang

Untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, KAI Daerah Operasi 6 mengoperasikan 10 kereta api tambahan. Empat di antaranya berangkat dari Stasiun Solo Balapan, yakni dua KA Lodaya Tambahan, KA Batavia, serta KA tambahan relasi Solo Balapan–Pasar Senen.

"Secara kumulatif, selama periode angkutan Nataru yang berlangsung sejak pertengahan Desember, Stasiun Solo Balapan telah melayani 182.034 penumpang," tutur Feni.

Jumlah tersebut terdiri atas 89.137 penumpang berangkat dan 92.897 penumpang datang. KAI juga mencatat masih tersedia 29.876 tiket keberangkatan dari Solo Balapan hingga 4 Januari 2026. Tujuan favorit penumpang antara lain Jakarta (Pasar Senen dan Gambir), Surabaya Gubeng, Bandung, Malang, dan Semarang.

"Sejumlah kereta yang masih memiliki ketersediaan tempat duduk di antaranya KA Manahan, Argo Dwipangga, Argo Lawu, serta KA Lodaya reguler dan tambahan," katanya.

Tingginya Permintaan Transportasi Massal

Menurutnya, lonjakan penumpang pada akhir tahun ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat sekaligus permintaan terhadap transportasi massal yang efisien dan terjangkau. KAI mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan lebih awal serta memperhitungkan potensi kepadatan lalu lintas menuju stasiun agar tidak tertinggal kereta.

Feni memastikan ketersediaan tiket kereta api pada masa angkutan Natal dan tahun baru ini hingga 4 Januari 2026 masih cukup banyak. Tercatat, masih tersedia sekitar 29 ribu tiket, termasuk keberangkatan dari Stasiun Solo Balapan menuju sejumlah kota besar seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Malang.

Imbauan untuk Pemesanan Tiket

Manajemen KAI mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui kanal resmi KAI guna memastikan kenyamanan perjalanan serta menghindari kehabisan tiket pada waktu favorit. Penumpang juga diminta rutin memantau informasi perjalanan dan jadwal keberangkatan.

Sementara itu, puncak arus balik Natal dan tahun baru diprediksi terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026. Selain menjadi hari terakhir masa libur, tanggal tersebut bertepatan dengan akhir pekan sehingga berpotensi meningkatkan volume penumpang.

Di sisi lain, KAI Daerah Operasi 6 Yogyakarta masih memberlakukan promo diskon tiket hingga 30 persen untuk keberangkatan hingga 10 Januari 2026. Promo tersebut dapat dibeli mulai sekarang dan berlaku untuk 33 perjalanan kereta api yang melintas di wilayah Daerah Operasi 6 Yogyakarta.

"KAI berharap masyarakat dapat memanfaatkan ketersediaan tiket dan program promo tersebut untuk merencanakan perjalanan secara lebih nyaman dan efisien selama periode libur akhir tahun," kata Feni.

Kesimpulan: Bagaimana menurut Anda kejadian ini? Jangan lupa share artikel ini agar teman-teman Anda tidak ketinggalan info viral ini.

Berita Terkait

Komentar

Kirim Komentar