
aiotrade,
JAKARTA — PT MRT Jakarta (Perseroda) melaporkan bahwa pengerjaan pembangunan Stasiun MRT lintas Utara-Selatan fase 2A CP201 Thamrin—Monas hampir selesai, dengan perkembangan konstruksi telah mencapai 90,20% per Oktober 2025.
Secara umum, perkembangan konstruksi MRT Jakarta Lin Utara-Selatan Fase 2A per Oktober 2025 telah mencapai 54,36%. Capaian ini melampaui target 51,73%.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Selain CP201, perkembangan konstruksi untuk CP 202 Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar, telah mencapai 59,36%, sementara pembangunan CP203 untuk Stasiun Glodok dan Kota telah mencapai 79,11%.
“Sejumlah aktivitas pengerjaan fisik, perbaikan tanah, maupun finishing arsitektural dilakukan dengan optimal,” tulis MRT dalam unggahan di Instagram @mrtjkt, dikutip pada Senin (10/11/2025).
Sementara itu, paket kontrak lainnya meliputi CP 205 untuk sistem perkeretapian dan rel dari Bundaran HI hingga Kota, CP206 untuk pengadaan kereta, dan CP207 untuk pekerjaan automatic fare collection (AFC).
Untuk Fase 2B nantinya akan terdiri atas dua stasiun bawah tanah (Mangga Dua dan Ancol) dan satu depo di Ancol Marina dengan total panjang jalur sekitar 6 kilometer.
Adapun, pada 21 Oktober 2025, MRT telah melakukan penandatanganan kontrak CP 206 untuk rolling stock (ratangga) antara MRT Jakarta dengan Sumitomo Corporation, dengan pembelian delapan trainset.
Hal ini guna memenuhi demand dan kebutuhan penumpang agar selang waktu (headway) keberangkatan kereta dan operasional di koridor Lebak Bulus-Kota dapat tetap optimal.
Sebelumnya, MRT telah berhasil menyelesaikan konstruksi terowongan bertingkat kereta bawah tanah pertama di Indonesia pada akhir September 2025.
Pembangunan rampung usai mesin bor terowongan (tunnel boring machine/TBM) 1 selesai membangun terowongan kereta bawah tanah pertama dengan kedalaman mencapai 28 meter. Terowongan tersebut menghubungkan Stasiun Harmoni dan Sawah Besar pada akhir Agustus 2025 lalu.
Kemudian, pembangunan terowongan kedua yang menghubungkan kedua stasiun tersebut pada akhir September 2025 dengan menggunakan TBM 2.
Untuk diketahui, fase 2A terdiri atas dua segmen, yaitu segmen satu dari Bundaran HI hingga Harmoni dan segmen dua dari Harmoni hingga Kota. Segmen satu direncanakan selesai pada 2027, sedangkan segmen dua ditargetkan akan selesai pada 2029.
Proyek pembangunan MRT Jakarta fase 2 membentang sepanjang sekitar 11,8 kilometer dari kawasan Bundaran HI hingga Ancol Barat. Fase 2 ini melanjutkan koridor utara—selatan fase 1 yang telah beroperasi sejak 2019 lalu, yaitu dari Lebak Bulus sampai dengan Bundaran HI.
Dengan hadirnya fase 2 ini, total panjang jalur Utara—Selatan menjadi sekitar 27,8 kilometer dengan total waktu perjalanan dari Stasiun Lebak Bulus Grab hingga Stasiun Kota sekitar 45 menit.
Progres Konstruksi Fase 2A
Berikut adalah progres konstruksi berdasarkan segmen:
- CP201 Thamrin—Monas
- Pencapaian konstruksi: 90,20%
-
Fokus pada pengerjaan fisik, perbaikan tanah, serta finishing arsitektural
-
CP202 Stasiun Harmoni, Sawah Besar, dan Mangga Besar
- Pencapaian konstruksi: 59,36%
-
Fase ini melibatkan penguatan struktur dan penyelesaian detail interior
-
CP203 Stasiun Glodok dan Kota
- Pencapaian konstruksi: 79,11%
- Penyelesaian terowongan dan fasilitas pendukung seperti sistem drainase
Rencana Pengadaan Kereta dan Sistem AFC
Selain progres konstruksi, MRT Jakarta juga telah merencanakan pengadaan kereta dan sistem AFC sebagai bagian dari kontrak CP206 dan CP207.
- CP206 untuk pengadaan kereta
- Dilakukan penandatanganan kontrak dengan Sumitomo Corporation
-
Pembelian delapan trainset untuk meningkatkan kapasitas angkutan
-
CP207 untuk automatic fare collection (AFC)
- Sistem pembayaran elektronik yang akan mempermudah proses boarding penumpang
Kesiapan Fase 2B
Fase 2B akan menjadi lanjutan dari proyek MRT Jakarta yang akan menghubungkan wilayah barat Jakarta hingga Ancol.
- Stasiun bawah tanah
- Mangga Dua
-
Ancol
-
Depo di Ancol Marina
-
Untuk penyimpanan dan perawatan kereta
-
Total panjang jalur: Sekitar 6 kilometer
Perkembangan Terowongan Bawah Tanah
Beberapa progres penting dalam konstruksi MRT Jakarta:
- Terowongan pertama
- Selesai dibangun oleh TBM 1
- Menghubungkan Stasiun Harmoni dan Sawah Besar
-
Kedalaman terowongan mencapai 28 meter
-
Terowongan kedua
- Dibangun oleh TBM 2
- Selesai pada akhir September 2025
Jadwal Penyelesaian Fase 2A
- Segmen satu (Bundaran HI hingga Harmoni): Direncanakan selesai pada 2027
- Segmen dua (Harmoni hingga Kota): Target selesai pada 2029
Keuntungan dari Fase 2
Fase 2 akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Jakarta, termasuk:
- Peningkatan kapasitas transportasi
- Pengurangan kemacetan lalu lintas
- Percepatan perjalanan dari Lebak Bulus hingga Kota
- Total waktu perjalanan sekitar 45 menit