Pemkab Wonogiri Perpanjang Status Darurat Pasca Kebakaran Pasar Kota
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonogiri memutuskan untuk memperpanjang status darurat pasca kebakaran yang terjadi di Pasar Kota Wonogiri. Keputusan ini diambil setelah sebelumnya pihaknya menetapkan status darurat selama 14 hari, yang berakhir pada Senin (20/10/2025). Kini, status darurat akan diperpanjang selama 30 hari ke depan.
Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menjelaskan bahwa perpanjangan status darurat bertujuan agar penanganan pasca kebakaran dapat dilakukan lebih fleksibel dan efektif. "Status kedaruratan kita perpanjang 30 hari ke depan," ujarnya, Senin (20/10/2025). Ia menambahkan bahwa dengan masa perpanjangan tersebut, pihaknya memiliki waktu yang cukup untuk memastikan proses pemulihan berjalan dengan baik.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Saat ini, pembangunan pasar darurat sedang berlangsung. Bangunan tersebut didirikan di area sekitar pasar yang tidak terdampak kebakaran. Pemkab Wonogiri menargetkan agar pembangunan pasar darurat dapat selesai dan siap digunakan oleh para pedagang mulai 7 November 2025 mendatang. "Kontrak (pembangunan pasar darurat) sampai tanggal 7 November," jelas Bupati.
Kebakaran yang terjadi pada Senin (6/10/2025) dini hari mengakibatkan aktivitas pasar lumpuh total. Diduga api muncul akibat korsleting dari salah satu kios. Ratusan kios maupun los dengan ribuan pedagang terdampak kebakaran tersebut. Meskipun tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kerugian ditaksir mencapai miliaran rupiah.
Sejak kejadian tersebut, Pemkab Wonogiri telah menetapkan status darurat. Selain itu, pihaknya juga tengah mencari solusi terbaik untuk para pedagang, termasuk mempersiapkan pasar darurat sebagai alternatif sementara.
Pasar Kota Wonogiri terletak di pusat Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, tepatnya di Kelurahan Giriwono, Kecamatan Wonogiri. Lokasinya berada di jalur utama kota, dekat dengan alun-alun dan kantor pemerintahan daerah, sehingga menjadi pusat aktivitas ekonomi dan perdagangan masyarakat Wonogiri.
Pasar ini dikenal sebagai pasar tradisional terbesar di wilayah tersebut, dengan dua lantai yang menampung ratusan kios dan los pedagang berbagai komoditas, mulai dari sembako, pakaian, hingga perlengkapan rumah tangga. Karena letaknya yang strategis, Pasar Kota Wonogiri juga menjadi titik transit penting bagi warga dari kecamatan sekitar seperti Selogiri, Ngadirojo, dan Wuryantoro.