Status Siaga, Gunung Lewotolok NTT: 29 Gempa dan 50 Erupsi Hembusan

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 14x dilihat
Status Siaga, Gunung Lewotolok NTT: 29 Gempa dan 50 Erupsi Hembusan
Status Siaga, Gunung Lewotolok NTT: 29 Gempa dan 50 Erupsi Hembusan

Kondisi Gunung Ili Lewotolok Saat Ini

Gunung Ili Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, saat ini berada dalam status Level III atau siaga. Informasi ini diperoleh dari laporan petugas Posmat Gunung Ili Lewotolok Lembata, Nandra Widyawanto, yang melaporkan kondisi gunung selama periode 00:00-06:00 Wita pada Jumat (24/10/2025).

Secara geografis, Gunung Api Ili Lewotolok memiliki koordinat Latitude -8.272°LU dan Longitude 123.505°BT dengan ketinggian sekitar 1423 mdpl.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Pada laporan tersebut, Nandra menyebutkan bahwa gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut dengan intensitas 0-I. Teramati asap kawah utama berwarna putih dan kelabu dengan intensitas tipis hingga sedang tinggi sekitar 25-50 meter dari puncak. Cuaca tercatat cerah dengan angin lemah ke arah barat dan barat laut. Suhu udara sekitar 24-26°C.

Selain itu, berdasarkan pengamatan kegempaan, Gunung Ili Lewotolok mengalami beberapa jenis gempa, antara lain:

  • 29 kali gempa Letusan/Erupsi dengan amplitudo 5.2-15.2 mm dan lama gempa 24-33 detik.
  • 50 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 1.1-8.4 mm dan lama gempa 22-39 detik.
  • 1 kali gempa Vulkanik Dalam dengan amplitudo 3.3 mm, S-P 0.6 detik dan lama gempa 12 detik.
  • 1 kali gempa Tektonik Jauh dengan amplitudo 3.2 mm, S-P 13 detik dan lama gempa 59 detik.

Rekomendasi dari Petugas Posmat

Berdasarkan data tersebut, pihaknya memberikan beberapa rekomendasi untuk masyarakat dan pengunjung:

  1. Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah radius 2 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok. Selain itu, masyarakat Desa Lamatokan dan Desa Jontona diminta untuk selalu waspada terhadap potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian timur puncak/kawah G. Ili Lewotolok.

  2. Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Jontona dan Desa Todanara diminta tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok. Mereka juga diminta waspada terhadap potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian selatan dan tenggara puncak/kawah G. Ili Lewotolok.

  3. Masyarakat di sekitar G. Ili Lewotolok maupun pengunjung/pendaki/wisatawan serta masyarakat Desa Amakaka diminta tidak memasuki dan tidak melakukan aktivitas di dalam wilayah sektoral barat sejauh 2,5 km dari pusat aktivitas G. Ili Lewotolok. Mereka juga diminta waspada terhadap potensi ancaman bahaya dari guguran/longsoran lava dari bagian barat puncak/kawah G. Ili Lewotolok.

  4. Untuk menghindari gangguan pernapasan (ISPA) maupun gangguan kesehatan lainnya yang disebabkan oleh abu vulkanik, masyarakat yang berada di sekitar G. Ili Lewotolok dapat menggunakan masker pelindung mulut dan hidung serta perlengkapan lain untuk melindungi mata dan kulit.

  5. Masyarakat yang bermukim di sekitar lembah/aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak G. Ili Lewotolok diminta selalu waspada terhadap potensi ancaman bahaya lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.

Bagikan Artikel:
admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di Website. Berfokus pada penyajian informasi yang akurat, terpercaya, dan analisis mendalam seputar teknologi finansial.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan