Stiker Larangan Ngamen Masih Ada di Angkot Bogor, Pengamen Khawatir

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 15x dilihat
Stiker Larangan Ngamen Masih Ada di Angkot Bogor, Pengamen Khawatir
Stiker Larangan Ngamen Masih Ada di Angkot Bogor, Pengamen Khawatir

Stiker Larangan Ngamen di Angkot Kota Bogor Masih Terpasang

Di sejumlah angkutan umum (angkot) yang beroperasi di Kota Bogor, stiker bertuliskan “Dilarang Ngamen di Angkot” masih terpampang jelas. Stiker ini ditempelkan di bagian pintu angkot dan memiliki warna hijau dengan logo gitar dicoret, yang menunjukkan bahwa pengamen tidak diperbolehkan masuk ke dalam kendaraan.

Pantauan terbaru di trayek 02 jurusan Sukasari-Bubulak, stiker tersebut masih terlihat. Di dalamnya juga terdapat tulisan DPC Organda Kota Bogor sebagai pihak yang memasang stiker tersebut. Menurut sopir angkot, keberadaan stiker ini membuat para pengamen lebih was-was untuk mengamen di dalam kendaraan.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

“Setelah ditempel stiker aja. Pengamen jarang masuk ke angkot saya. Mungkin takut atau gimana. Saya tanya juga ke beberapa pengamen, katanya emang was-was,” ujar salah satu sopir angkot saat berbincang dengan wartawan.

Meskipun demikian, sopir tersebut menyatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan kehadiran pengamen di dalam angkot. Ia hanya memberikan syarat agar pengamen tidak memaksa penumpang untuk memberikan uang.

“Asalkan gak maksa aja. Ngamennya yang biasa aja gitu. Jadi, kalau penumpang saya udah gak ngasih uang ya turun aja,” tambahnya.

Tindakan dari DPC Organda Kota Bogor

Sebelumnya, Dewan Pengurus Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor telah memasang stiker larangan mengamen pada Senin (4/8/2025). Keputusan ini diambil setelah menerima banyak keluhan dari masyarakat.

Masyarakat merasa resah dengan kehadiran pengamen yang mengamen di dalam angkot. Keluhan ini disampaikan melalui media sosial Pemkot hingga dinas terkait seperti Dishub.

Ketua Organda Kota Bogor, Sunaryana, menjelaskan bahwa pemasangan stiker ini merupakan inisiatif organisasi untuk menangani masalah tersebut.

“Maka dari itu, kami ambil inisiatif untuk mulai memasang stiker larangan mengamen ini,” ujarnya kepada wartawan usai menempelkan stiker di angkot wilayah Sukasari.

Sunaryana menambahkan bahwa kegiatan ini sudah memasuki tahap kedua dan dilaksanakan di kawasan Sukasari. Organda berencana memasang stiker serupa di seluruh trayek angkot di Kota Bogor dalam beberapa hari ke depan, termasuk di sekitar Pasar Jambu Dua.

Tujuan dari pemasangan stiker ini adalah untuk memastikan bahwa angkot tidak menjadi tempat bagi pengamen mencari uang.

“Ini adalah transportasi publik yang harus memberikan pelayanan prima kepada masyarakat,” ujarnya.

Penutup

Keberadaan stiker larangan mengamen di angkot Kota Bogor terus menjadi perhatian masyarakat. Meski ada sebagian sopir yang tidak keberatan dengan kehadiran pengamen, namun secara keseluruhan, langkah ini dianggap sebagai upaya untuk menjaga kenyamanan pengguna angkot.

Dengan penyebaran stiker yang semakin luas, diharapkan dapat mengurangi kejadian pengamen yang mengganggu operasional angkot dan meningkatkan kualitas layanan transportasi umum di kota ini.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan