
Kecamatan STM Hulu Jadi Sentra Bawang Merah
Kecamatan Sinembah Tanjung Muda, yang dikenal dengan nama STM Hulu, diproyeksikan menjadi pusat atau sentra bawang merah di Kabupaten Deli Serdang. Proyeksi ini ditandai dengan penanaman perdana bawang merah yang dilakukan oleh Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS di lahan seluas 2.000 m2 di Desa Rumah Rih, STM Hulu, pada hari Kamis (15/10/2025).
Sebanyak 150 kg bibit bawang merah disiapkan untuk ditanam, dengan proyeksi panen mencapai 1,5 ton pada bulan Desember 2025 mendatang. Bupati mengatakan bahwa Deli Serdang kini memiliki dua kawasan strategis. Salah satunya adalah Sibolangit yang menjadi sentra cabai merah, sementara STM Hulu akan menjadi sentra bawang merah.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
"Luas lahan yang dioptimalkan di STM Hulu nantinya mencapai 10 hektare (Ha). Dengan adanya kawasan ini, Pemkab akan lebih mudah membantu para petani," ujar Bupati.
Bupati menegaskan bahwa kawasan tersebut diharapkan bisa tumbuh dan mampu menopang pasokan bawang merah bagi Kabupaten Deli Serdang. Ini merupakan bagian dari upaya menjaga kedaulatan pangan dan menurunkan angka inflasi.
"Ini upaya yang kita lakukan untuk menjaga kedaulatan pangan Deli Serdang, menurunkan angka inflasi. Dengan adanya kawasan ini Pemkab akan lebih mudah membantinya," tambah Bupati.
Selain itu, optimalisasi potensi bawang merah di Kecamatan STM Hulu juga diharapkan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat setempat. Bupati memberi jaminan bahwa distribusi komoditi tersebut akan terjaga sebagai upaya menjaga stabilisasi inflasi.
"Pertanian jangan khawatir, nanti tanggal 15 Desember kita akan panen. Distribusinya sudah terjamin. Jangan takut gak ada yang beli," kata Bupati kepada para petani di lokasi.
Dalam kesempatan itu, Bupati juga mengingatkan para penyuluh pertanian untuk rutin melakukan tugasnya serta memantau tumbuh kembang bawang merah dan komoditas lain di STM Hulu.
"Saya minta rutin turun ke lapangan dan pastikan semua yang ditanam berhasil. Kalau ada masalah laporkan dan berdiskusi dengan jajaran di Dinas Pertanian sehingga solusinya ditemukan," pungkas Bupati.
Perencanaan dan Target Panen
Proyeksi panen bawang merah di STM Hulu telah dirancang dengan matang. Sebanyak 150 kg bibit bawang merah ditanam di lahan seluas 2.000 m2. Dengan perhitungan yang baik, target panen sebesar 1,5 ton diharapkan tercapai pada akhir tahun 2025.
Pemerintah Daerah Deli Serdang terus berupaya memastikan kelancaran produksi dan distribusi bawang merah. Dengan adanya kawasan ini, para petani akan lebih mudah dalam mengelola tanaman mereka.
Tantangan dan Solusi
Meskipun proyeksi ini cukup optimis, masih ada tantangan yang harus dihadapi. Salah satunya adalah cuaca dan hama yang bisa mengganggu pertumbuhan bawang merah. Untuk itu, Bupati menekankan pentingnya monitoring dan pengawasan secara berkala.
Para penyuluh pertanian diminta untuk tetap aktif dan memberikan dukungan penuh kepada para petani. Hal ini bertujuan agar semua tanaman dapat tumbuh optimal dan tidak mengalami kerugian.
Keuntungan Ekonomi
Selain menjaga kedaulatan pangan, proyek ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat. Dengan adanya sentra bawang merah, peluang usaha dan lapangan kerja akan semakin terbuka.
Pemkab Deli Serdang berkomitmen untuk mendukung para petani dengan berbagai program dan fasilitas yang tersedia. Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat dapat meningkat secara signifikan.