Strategi Brand Lokal yang Menggoda Gen Z

admin.aiotrade 30 Sep 2025 3 menit 15x dilihat
Strategi Brand Lokal yang Menggoda Gen Z
Featured Image

Merek Lokal yang Berinovasi untuk Menjangkau Generasi Z

Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, sejumlah merek lokal seperti Durachy, Demodas, dan Lab Art Aromatic mulai menunjukkan peran penting dalam memenuhi kebutuhan generasi muda, khususnya Gen Z. Mereka tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga berupaya menciptakan pengalaman unik yang sesuai dengan preferensi konsumen.

Pengalaman Unik dari Lab Art Aromatic

Lab Art Aromatic, yang berbasis di Yogyakarta, memberikan pengalaman baru bagi para penggemar parfum. Brand ini menawarkan layanan pembuatan parfum sendiri yang disesuaikan dengan kepribadian dan selera konsumen. Dengan bantuan tim ahli, pengunjung dapat mengeksplorasi aroma dasar seperti woody, citrus, floral, animalic, hingga fruity. Setelah mencoba berbagai esens, mereka bisa membawa pulang hasil racikan tersebut dalam bentuk eau de parfum (EDP) dengan harga mulai dari Rp 165 ribu.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Menurut Arya Mellahoma, Brand Consultant Lab Art Aromatic, pengunjung dari luar negeri sering kali tertarik untuk mencoba pengalaman ini. “Kunjungan wisatawan mancanegara tergantung pada periode liburan. Mereka datang dari Asia hingga Eropa dan ingin mencoba pengalaman meracik parfum sendiri,” ujarnya.

Durachy: Sepatu yang Nyaman dan Terjangkau

Durachy, brand sepatu asal Mojokerto, fokus pada kebutuhan perempuan usia 18-35 tahun. Founder Durachy, M. Najiyulloh Ainur Rofiq atau akrab disapa Aji, memulai bisnis ini saat berusia 19 tahun. Ia mempelajari seluruh proses produksi, pemasaran, hingga membangun tim. Seluruh proses produksi dilakukan bersama pengrajin lokal yang memiliki pengalaman bertahun-tahun.

Aji menyebutkan bahwa penjualan Durachy meningkat 10 kali lipat sejak bergabung dengan Shopee. Fitur Shopee Live turut berkontribusi signifikan dalam pertumbuhan penjualan. “Shopee Live berkontribusi 35% dari total penjualan kami,” ujarnya. Selain itu, Aji juga memanfaatkan Shopee Video dan Shopee Affiliate Program untuk menjangkau konsumen muda.

Dalam rencana jangka panjang, Durachy akan menembus pasar internasional melalui Program Ekspor Shopee. Saat ini, persiapan sedang dilakukan, termasuk kesiapan logistik dan sertifikasi produk agar bisa bersaing di pasar global. Aji juga berencana memperluas lini produk ke kategori lain seperti tas dan aksesori.

Demodas: Fokus pada Pelayanan Pelanggan

Demodas, brand lokal yang memproduksi kacamata, juga berinovasi untuk menarik konsumen muda. Pemilik, Priyanto Utomo atau akrab disapa Tommy, menjadikan pelayanan sebagai prioritas utama. Setiap pesanan diperiksa secara detail, bahkan sering kali ditambahkan catatan kecil berisi ucapan terima kasih.

“Kami ingin setiap pelanggan merasa dilayani secara personal. Itu yang membuat mereka loyal,” ujar Tommy. Prinsip pelayanan tulus ini menjadi ciri khas Demodas dibandingkan kompetitor lain.

Selain itu, Demodas juga memanfaatkan fitur Shopee Live, Shopee Video, dan Shopee Affiliate Program untuk memperluas jangkauan pasar. Omzet UMKM ini meningkat hampir 100% selama 2024-2025. Pertumbuhan ini mendorong Demodas untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membuka lapangan kerja baru, serta memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kesimpulan

Merek lokal seperti Durachy, Demodas, dan Lab Art Aromatic telah menunjukkan bahwa inovasi dan pelayanan yang baik adalah kunci sukses dalam menjangkau generasi muda. Dengan memanfaatkan teknologi digital dan memahami kebutuhan konsumen, merek-merek ini tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang pesat. Mereka membuktikan bahwa produk lokal bisa bersaing dengan merek global jika dikelola dengan strategi yang tepat.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan