Suami Bunuh Istri, Tetangga Terkejut Lihat Hubungan Harmonis

admin.aiotrade 21 Okt 2025 3 menit 26x dilihat
Suami Bunuh Istri, Tetangga Terkejut Lihat Hubungan Harmonis

Pembunuhan Pasangan Suami-Istri di Banyuwangi Menggegerkan Warga

Pembunuhan yang melibatkan pasangan suami-istri di Jalan Serayu, Kelurahan Panderejo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, telah menggegerkan warga setempat. Kejadian ini terjadi pada Senin (20/10/2025), ketika seorang suami berinisial GDF (41) membunuh istrinya, BW (52), dengan pisau dapur. Tidak ada tanda-tanda kekerasan atau pertengkaran yang terlihat dari luar, sehingga kejadian ini mengejutkan seluruh lingkungan.

Kondisi Rumah dan Lingkungan Sekitar

Menurut keterangan warga, pasangan tersebut dikenal sebagai keluarga yang harmonis dan jarang terlibat konflik. Bahkan, tetangga tidak pernah mendengar suara bertengkar dari rumah mereka. Rosi, salah satu tetangga yang tinggal bersebelahan dengan lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa tidak ada keributan sama sekali sebelum polisi datang. Ia menyebutkan bahwa kejadian ini terjadi begitu saja, tanpa adanya tanda-tanda sebelumnya.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

"Kami tidak pernah mendengar mereka cekcok. Sampai pagi tadi pun tidak ada suara bertengkar. Tiba-tiba saja sudah ada polisi, sudah ramai," kata Rosi.

Selain itu, BW dikenal sebagai sosok yang hangat dan aktif dalam kegiatan masyarakat seperti PKK dan pengajian. Lurah Panderejo, Muchammad Safii, juga menyebutkan bahwa pasangan tersebut dikenal baik oleh warga. Mereka bekerja pagi pulang malam dan jarang berinteraksi dengan tetangga. Ekonomi mereka cukup mapan, dengan suami bekerja di perusahaan plat merah dan istri bekerja di bank swasta.

Anak-anak dan Kehidupan Keluarga

Pasangan ini memiliki tiga anak. Saat kejadian, semua anak sedang berada di luar rumah. Anak pertama kuliah di luar kota, anak kedua adalah pelajar SMK, dan anak bungsu masih duduk di bangku SMP. Hal ini membuat kejadian ini semakin memperihatinkan, karena anak-anak tidak bisa melihat langsung apa yang terjadi di rumah mereka.

Penyerahan Diri dan Pengungkapan Motif

Setelah melakukan pembunuhan, GDF menyerahkan diri ke polisi. Ia mencari informasi nomor telepon polisi dari sebuah grup WhatsApp dan kemudian mengirim pesan kepada salah satu personel Polresta Banyuwangi. Isi pesannya menyatakan bahwa ia ingin menyerahkan diri karena telah membunuh istrinya.

"Sekitar pukul 08.30 WIB, terduga pelaku mengirim pesan WhatsApp kepada salah satu personel Polresta Banyuwangi dari unit Laka. Isi pesannya menyampaikan bahwa ia ingin menyerahkan diri karena telah melakukan pembunuhan terhadap istri," ujar Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra.

Setelah menerima kabar tersebut, aparat langsung bergerak ke lokasi kejadian. Tim Resmob Polresta Banyuwangi menemukan GDF di teras rumah dengan pintu terbuka. Ia langsung diamankan dan dibawa ke Mapolresta Banyuwangi untuk menjalani proses penyelidikan lebih lanjut.

Lokasi Kejadian dan Barang Bukti

BW ditemukan tewas di ruang makan rumah mereka dalam keadaan terlentang dan bersimbah darah. Pisau dapur yang diduga menjadi alat pembunuhan ditemukan di dekat korban. Secara sekilas, dari keterangan pelaku, korban ditusuk menggunakan pisau dapur dan mengalami luka fatal di bagian dada.

Sementara jenazah korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk dilakukan autopsi. Proses penyelidikan dan penyidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap motif pembunuhan tersebut.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan