Suami Melda Safitri Terungkap, Fakta Cerai Setelah Lulus PPPK Diungkap Kades: Baik Hati

admin.aiotrade 26 Okt 2025 4 menit 16x dilihat
Suami Melda Safitri Terungkap, Fakta Cerai Setelah Lulus PPPK Diungkap Kades: Baik Hati

Latar Belakang dan Fakta Mengenai Perceraian Melda Safitri dan Suaminya

Melda Safitri, seorang istri yang dikenal sebagai sosok pekerja keras, serta suaminya, JS, yang merupakan PPPK Satpol PP Aceh Singkil, kini menjadi sorotan setelah perceraian mereka viral di media. Peristiwa ini menarik perhatian masyarakat karena terjadi tepat sebelum pelantikan JS sebagai PPPK. Kepala Desa Kampung Siti Ambia, Aswalun, memberikan penjelasan mengenai latar belakang percerian tersebut.

Menurut Aswalun, JS dikenal sebagai sosok yang baik dan tidak pernah melakukan kekerasan terhadap istrinya. Ia juga menegaskan bahwa masalah dalam rumah tangga Melda dan JS lebih disebabkan oleh faktor ekonomi. Selama mengenal keluarga tersebut, ia tidak pernah mendengar adanya tindakan kekerasan atau perselingkuhan dari pihak suami.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Melda Safitri memiliki usaha kecil di rumah, menjual sayur dan gorengan untuk membantu kebutuhan keluarga. “Dia agak rajin juga, jualan di rumahnya, kadang ke pasar. Pagi jual sayur, malam jual gorengan,” tambah Aswalun. Mereka memiliki dua anak perempuan yang masih kecil. Melda dan JS menikah di Kota Fajar, kampung halaman Melda, dan baru menetap di Kampung Siti Ambia selama dua tahun terakhir sebelum perceraian terjadi.

Upaya Mediasi dan Proses Perceraian

Pihak desa telah berulang kali mencoba untuk menyelamatkan rumah tangga Melda dan JS melalui mediasi. Aswalun mengungkapkan bahwa sudah empat hingga lima kali dilakukan mediasi antara pasangan tersebut. Dalam proses tersebut, pihak desa juga melibatkan kedua orang tua dari masing-masing pihak untuk mencari solusi terbaik.

“Pertama kita mediasi antara keduanya, lalu saya juga mediasi antara anak dengan mertuanya, supaya semua tahu duduk persoalannya,” jelas Aswalun. Namun, setelah serangkaian upaya tersebut, Melda dan JS tetap memutuskan untuk berpisah. Setelah surat pernyataan dibuat dan ditandatangani oleh keluarga kedua belah pihak, proses perceraian dilanjutkan ke Mahkamah Syar’iyah (Pengadilan Agama) di Aceh Singkil.

Penjelasan dari JS dan BKPSDM

JS, suami Melda, memberikan klarifikasi kepada Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) setempat. Dia membantah jika disebut menceraikan istri usai lulus P3K. Menurut pengakuan JS, masalah dalam rumah tangganya dengan Melda sudah terjadi sejak lama.

Kepala BKPSDM Aceh Singkil, Azman, menjelaskan bahwa perceraian tersebut tidak terjadi mendadak menjelang pelantikan PPPK seperti yang ramai diberitakan. Namun, prosesnya tetap tidak sesuai dengan regulasi aparatur sipil negara (ASN). “Jadi perceraian biasa, tidak mengikuti mekanisme perceraian ASN. Kalau ASN cerai kan harus ada izin atasan, proses mediasi baru persidangan di pengadilan,” ujar Azman.

Pengakuan Melda Safitri tentang Awal Mula Perceraian

Menurut Melda Safitri, masalah rumah tangganya bermula dari pertengkaran kecil saat suami pulang dan tidak menemukan lauk di meja makan. Padahal, suaminya jarang memberikan nafkah untuk kebutuhan sehari-hari. Pada tanggal 14 Agustus, suami pulang kerja dan marah karena tidak ada lauk di rumah.

“Apa yang saya masak? Bagaimana saya harus masak nasi atau kawan nasi sedangkan apa pun tidak ada di rumah,” ujar Fitri dengan suara bergetar. Suami Fitri terus marah dan mengeluarkan kata-kata kasar hingga dinilai melukai harga dirinya.

Setelah peristiwa itu, suami Fitri langsung mengucapkan talak cerai di hari itu juga. Tiga hari setelah peristiwa tersebut, tepat pada 18 Agustus, sang suami dilantik menjadi PPPK. Fitri menegaskan, suaminya menceraikan dirinya bukan semata karena pertengkaran rumah tangga, melainkan karena sang suami akan dilantik menjadi PPPK.

Harapan dan Permintaan Maaf dari Melda Safitri

Fitri kini tinggal di rumah orang tuanya di Meukek, Kabupaten Aceh Selatan, bersama dua anaknya. Ia juga meminta maaf karena tak bisa membalas satu per satu komentar netizen. Lebih lanjut, lewat unggahan tersebut, Melda meminta doa agar anaknya segera diberikan kesembuhan. Ia juga menegaskan siap menjalani mediasi untuk membuktikan siapa yang benar dan salah.

“Saat ini anak saya sedang sakit. Mohon maaf sekira saya lama merespon atau tidak membals komentar dan telepon. Tapi saya akan usahakan untuk merespon. SAYA MELDA SAFITRI siap kapan pun jika di adakan MEDIASI. Untuk membuktikan SIAPA SALAH DAN SIAPA BENAR. DOA kan anak saya cepat sembuh. Amin,” tulisnya.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan