Suami Tega Bunuh Istri di Banyuwangi, Keluarga Harmonis Terbongkar

admin.aiotrade 21 Okt 2025 2 menit 21x dilihat
Suami Tega Bunuh Istri di Banyuwangi, Keluarga Harmonis Terbongkar
Suami Tega Bunuh Istri di Banyuwangi, Keluarga Harmonis Terbongkar

Tragedi Pembunuhan di Banyuwangi yang Membuat Warga Terkejut

Pada hari Senin (20/10/2025), sebuah tragedi mengerikan terjadi di Banyuwangi. Seorang suami berinisial G diduga membunuh istrinya, D (54) di rumah mereka sendiri. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk. Polisi segera tiba di lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP dan membawa jenazah korban ke RSUD Blambangan.

Pasangan tersebut dikenal sebagai keluarga yang baik dan harmonis. Mereka bekerja di instansi pemerintah dan bank swasta, serta tinggal bersama dua orang anak mereka. Meskipun begitu, kejadian ini mengejutkan banyak pihak, termasuk tetangga dan lingkungan sekitar.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Rosi, salah satu tetangga dari pasangan tersebut, menyampaikan bahwa GDF (41) dan BW (52) selalu terlihat baik-baik saja. Ia mengatakan bahwa pasangan ini jarang terlibat dalam pertengkaran atau keributan.

“Mereka selalu terlihat baik-baik saja, tidak ada keributan. Saya terkejut sekali begitu tahu kejadian ini,” ujar Rosi dengan nada cemas.

GDF diketahui bekerja sebagai pegawai Pegadaian, sementara BW bekerja sebagai pegawai BCA. Keduanya memiliki kesibukan masing-masing dan jarang terlibat dalam interaksi sosial dengan warga sekitar.

Lurah Panderejo, Muchammad Safii, juga memberikan pernyataan bahwa GDF dan BW adalah pasangan yang tidak banyak menonjol. Bahkan, mereka tidak pernah terlibat dalam masalah dengan tetangga.

“Mereka bekerja dari pagi hingga malam, keluarga yang baik-baik saja,” kata Safii.

Selain dikenal sebagai pasangan yang tenang, GDF dan BW juga memiliki tiga anak. Anak pertama sedang kuliah di luar kota, anak kedua bersekolah di SMK, dan anak bungsu masih duduk di bangku SMP.

Menurut Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra, GDF menghubungi polisi setelah kejadian dan mengaku telah membunuh istrinya. Polisi segera menuju rumah pelaku dan menemukan BW tergeletak tidak bernyawa.

“Pelaku mengirim pesan WhatsApp ke polisi dan mengakui perbuatannya. Setelah itu, ia menyerahkan diri,” kata Rama.

Fakta-Fakta Terkait Kasus Ini

  • Pasangan GDF dan BW dikenal sebagai keluarga yang harmonis dan tidak pernah terlibat dalam masalah dengan tetangga.
  • Keduanya bekerja di instansi pemerintah dan bank swasta.
  • Mereka memiliki tiga anak, dua di antaranya masih menjalani pendidikan.
  • Pelaku menghubungi polisi melalui pesan WhatsApp dan mengakui perbuatannya.
  • Jenazah korban dibawa ke RSUD Blambangan untuk pemeriksaan lebih lanjut.


Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan