
Ariel Noah Menyanyikan Lagu "Separuh Aku" dalam Rapat RUU Hak Cipta
Pada sebuah pertemuan penting di kompleks parlemen Jakarta, Wakil Ketua Vibrasi Suara Indonesia (VISI) yang juga dikenal sebagai vokalis band Noah, Nazril Irham atau lebih dikenal dengan nama Ariel Noah, tampil dalam situasi yang tidak biasa. Ia diminta untuk menyanyikan sebait lagu "Separuh Aku" setelah memenuhi undangan untuk hadir dalam rapat pembahasan harmonisasi Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Hak Cipta.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Permintaan tersebut datang dari Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR RI, Bob Hasan, yang ingin mencairkan suasana rapat agar lebih rileks dan tidak terlalu kaku. Saat itu, Ariel sudah diberi giliran setelah Armand Maulana menyampaikan pendapatnya mengenai RUU tersebut. Sebelum berbicara, ia diberi kesempatan untuk bernyanyi.
"Permintaan Bapak Ibu Baleg, Mas Ariel, satu bait lagu lah. Silakan Mas Ariel supaya satu ruangan ini rileks. Tidak ada yang tegang, direlaksasi oleh Mas Ariel," ujar Bob Hasan, seperti dikutip dari sumber terkait.
Ariel pun merespons permintaan tersebut dengan penuh kepercayaan diri. Meskipun ia mengaku bahwa selama dua tahun terakhir ia tidak pernah bernyanyi karena sedang "liburan", namun ia tetap siap untuk memenuhi permintaan tersebut.
Dengan suaranya yang khas, Ariel melantunkan lirik "Dengar laraku, suara hati ini memanggil namamu. Karena separuh aku, dirimu." Nyanyian itu langsung disambut dengan tepuk tangan para anggota legislatif yang hadir dalam rapat tersebut.
Selain Ariel, beberapa musisi lainnya yang turut hadir dalam pembahasan RUU Hak Cipta juga ikut bernyanyi. Mereka antara lain Judika, Vina Panduwinata, dan Fadly Padi. Penampilan mereka membawa nuansa yang lebih hangat dan mendekatkan para peserta rapat.
Pendapat Ariel Noah Mengenai RUU Hak Cipta
Dalam pemaparannya, Ariel Noah menyampaikan pandangan mengenai RUU Hak Cipta yang sedang dibahas. Ia menegaskan bahwa undang-undang ini perlu memperjelas mekanisme penarikan royalti bagi penyanyi atau pelaku pertunjukkan. Menurutnya, RUU ini tidak hanya berlaku bagi penyanyi profesional, tetapi juga bagi semua orang yang ingin bernyanyi.
Ariel mengungkapkan bahwa saat ini masih terjadi berbagai pemahaman yang berbeda mengenai cara pengambilan royalti. Beberapa di antaranya melakukan pembayaran langsung ke pencipta, sementara yang lain harus melalui aplikasi tertentu. Hal ini menimbulkan kebingungan bagi para penyanyi.
"Itu yang kita harap bisa dibahas dengan seksama dicari jalan keluar terbaik mengenai itu karena sangat berkaitan dengan ketenangan profesi penyanyi," katanya.
Peran Musisi dalam Pembahasan RUU Hak Cipta
Penampilan dan pendapat para musisi seperti Ariel Noah, Judika, Vina Panduwinata, dan Fadly Padi menunjukkan betapa pentingnya partisipasi para seniman dalam proses pembuatan regulasi yang akan memengaruhi industri musik. Mereka tidak hanya memberikan wawasan teknis, tetapi juga menunjukkan komitmen untuk menjaga kesejahteraan sesama musisi.
Kehadiran mereka dalam rapat ini menunjukkan bahwa masukan dari kalangan seniman sangat diperlukan dalam penyusunan RUU Hak Cipta. Dengan adanya diskusi yang terbuka dan kolaboratif, diharapkan nantinya regulasi yang dihasilkan dapat mencerminkan kebutuhan dan aspirasi para pelaku seni.