
aiotrade
- Perseteruan hukum antara mantan CEO ADOR, Min Hee Jin, dan agensi Source Music terus berlanjut dengan perkembangan baru yang semakin menarik perhatian publik.
Bukti Video yang Membantah Klaim Min Hee Jin
Pada Jumat (7/11), Source Music resmi membantah keras klaim Min Hee Jin yang menyatakan bahwa dirinya secara pribadi bertanggung jawab dalam proses perekrutan para anggota NewJeans. Sebagai bukti, agensi tersebut menyerahkan rekaman video otentik yang menunjukkan proses penandatanganan kontrak para trainee NewJeans, dalam sidang keempat gugatan ganti rugi yang berlangsung di Pengadilan Distrik Barat Seoul.
TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET
Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)
CARA KERJA (Real)
- Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
- Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
- Profit 1 siklus = 1.2%
- Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
- Anti Loss & SPOT Market (Aman)
- LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
- Tanpa emosi, pantau chart otomatis
- Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan
Dalam sidang tersebut, Source Music menghadirkan bukti video yang merekam momen ketika para anggota NewJeans menandatangani kontrak mereka sebagai trainee di bawah agensi. Rekaman itu diyakini menjadi bukti kuat bahwa perekrutan para anggota dilakukan langsung oleh Source Music, bukan oleh Min Hee Jin seperti yang selama ini ia klaim.
Salah satu cuplikan menunjukkan ibu Haerin yang mengatakan, “Luar biasa, manajer casting dari Source Music datang jauh-jauh ke Anyang,” menegaskan bahwa proses perekrutan dilakukan oleh pihak agensi. Sementara itu, untuk Danielle, terungkap bahwa dirinya sebelumnya adalah trainee di agensi lain sebelum direkrut oleh staf Source Music yang baru saja berpindah dari agensi sebelumnya.
Dalam video kontraknya, ibu Danielle terdengar meminta kepastian kepada pihak agensi dengan mengatakan, “Jika Danielle tidak termasuk dalam lineup debut yang sudah dikonfirmasi, mohon beri kami pilihan untuk tetap bertahan atau keluar dari Source Music.”
Berdasarkan bukti-bukti tersebut, pihak Source Music menegaskan bahwa seluruh anggota NewJeans sejak awal merupakan hasil seleksi internal mereka, bukan hasil casting pribadi Min Hee Jin. Agensi juga memaparkan rincian tambahan terkait proses perekrutan setiap anggota.
Proses Perekrutan Setiap Anggota NewJeans
Dalam kasus Hyein, perekrutannya dilakukan langsung oleh So Sung Jin, CEO Source Music saat itu, yang secara pribadi menemui orang tua Hyein untuk meyakinkan mereka agar mengizinkan putrinya bergabung. Source Music juga menegaskan bahwa Min Hee Jin tidak terlibat sama sekali dalam audisi yang menghasilkan terpilihnya Hanni.
Adapun untuk Minji, pihak agensi menyebut bahwa ia sudah lebih dulu direkrut sebelum proyek NewJeans dimulai. Sebagai penguat argumen, Source Music juga menyerahkan dokumen komunikasi internal perusahaan yang membantah klaim Min Hee Jin sebelumnya tentang usahanya mendebutkan NewJeans sebagai girl group pertama di bawah HYBE.
Salah satu pesan Slack bertanggal 8 Juli 2021 memperlihatkan Min Hee Jin menulis kepada CEO HYBE saat itu, Park Ji Won,
“Saya tidak keberatan kapan LE SSERAFIM debut. Saya hanya ingin NewJeans dipindahkan ke label M agar bisa debut sebagai tim pertama di sana.”
Selain itu, Source Music juga mengajukan transkrip percakapan Min Hee Jin dengan seorang peramal yang terjadi pada 12 Agustus 2021. Dalam percakapan tersebut, Min Hee Jin mengatakan, “Aku juga ingin pergi terakhir. Tokoh utama selalu datang terakhir,” yang dinilai menunjukkan bahwa ia sebenarnya menginginkan NewJeans untuk debut setelah LE SSERAFIM, bukan sebelumnya seperti klaimnya di publik.
Kritik Terhadap Pernyataan Publik Min Hee Jin
Tak hanya membantah klaim soal perekrutan, Source Music juga mengecam pernyataan publik Min Hee Jin yang sempat menyebut perusahaan tersebut sebagai “preman yang menjual trainee.” Pihak agensi menyebut komentar itu sangat merugikan reputasi perusahaan dan berpotensi menurunkan tingkat kepercayaan publik terhadap manajemen mereka.
“Tidak mungkin membangun karier artis tanpa citra dan kepercayaan yang baik. Ucapan Min telah merusak reputasi kami dan menyebabkan tekanan emosional bagi para karyawan dan artis yang bernaung di bawah Source Music,” ungkap perwakilan agensi dalam sidang.
Source Music juga menyoroti kontradiksi sikap Min Hee Jin, yang menganggap bahwa menyebut seseorang “preman” tidak menurunkan reputasi sosial, namun di sisi lain, ia sendiri menggugat netizen yang menggunakan istilah serupa untuk menjatuhkan dirinya.
“Kontradiksi ini menunjukkan bahwa Min Hee Jin juga harus bertanggung jawab atas perkataannya sendiri,” tegas pihak agensi.
Kesimpulan
Dengan bukti-bukti baru yang diajukan, termasuk rekaman video dan komunikasi internal, posisi Source Music dalam kasus ini tampak semakin kuat. Sementara itu, publik masih menantikan hasil sidang selanjutnya yang akan menentukan arah perselisihan hukum antara kedua pihak, yang kini telah menjadi salah satu kontroversi paling mencolok dalam industri K-pop tahun 2025.