Surabaya Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Sejak PAUD, Lulusan SMP Harus Mahir Berbahasa Asing

admin.aiotrade 24 Okt 2025 3 menit 16x dilihat
Surabaya Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Sejak PAUD, Lulusan SMP Harus Mahir Berbahasa Asing
Surabaya Perkuat Kemampuan Bahasa Inggris Sejak PAUD, Lulusan SMP Harus Mahir Berbahasa Asing

Penguatan Bahasa Inggris di Paud Surabaya Sejalan dengan Kebijakan Nasional

Program penguatan bahasa, khususnya Bahasa Inggris, di lingkungan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Surabaya dinilai sejalan dengan kebijakan nasional yang akan mewajibkan pelajaran Bahasa Inggris di Sekolah Dasar (SD) dua tahun mendatang. Hal ini menunjukkan bahwa upaya pemerintah daerah dalam memperkuat kemampuan berbahasa siswa telah dimulai lebih awal.

Sejak setahun terakhir, Bahasa Inggris sudah diperkenalkan di PAUD sebagai bagian dari program pembelajaran. Namun, meskipun langkah ini sudah dilakukan, Dispendik Surabaya dan satuan pendidikan di bawahnya masih perlu meningkatkan persiapan lebih lanjut. Tidak hanya di PAUD, SD maupun SMP juga sedang mempersiapkan materi pengajaran Bahasa Inggris yang lebih kompleks agar lulusan SMP di Surabaya minimal mampu berbicara dalam Bahasa Inggris.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya, Yusuf Masruh, menyampaikan bahwa program nasional tersebut sejalan dengan inisiatif yang sudah diterapkan di Kota Pahlawan. “Alhamdulillah. Mudah-mudahan nanti kalau program Kementerian jalan tahun depan, kami sudah mempersiapkan,” ujarnya.

Menurut Yusuf, Wali Kota Eri Cahyadi bersama Bunda PAUD Rini Indriyani telah menginisiasi program penguatan bahasa sejak setahun lalu. “Di PAUD itu, ada pengenalan kosakata dan itu sudah kita mulai. Untuk SD nanti naik satu level bagaimana merangkai kosakata Bahasa Inggris yang sudah diajarkan di PAUD,” katanya.

Dia berharap program tersebut dapat bersinergi agar siswa SMP siap menerima pelajaran Bahasa Inggris yang lebih kompleks. “Waktu SMP itu waktu kita bicara bidang studi Bahasa Inggris kan sudah siap. Sudah diperkaya dengan kosakata-kosakata yang banyak,” ucapnya.

Program Jumat Berbahasa Inggris

Untuk memperkuat kemampuan berbahasa, Dispendik menjalankan program Jumat Berbahasa Inggris di seluruh SD dan SMP. “Setiap Jumat di SD dan SMP sudah ada programnya mengajarkan anak-anak untuk berani berbicara Bahasa Inggris dengan teman dan gurunya,” kata Yusuf.

Program ini bertujuan untuk memberi kesempatan kepada siswa untuk terbiasa menggunakan Bahasa Inggris dalam situasi nyata. Dengan demikian, mereka tidak hanya mengenal bahasa ini secara teori, tetapi juga mampu berkomunikasi dengan percaya diri.

Persiapan Tenaga Pengajar

Terkait kesiapan tenaga pengajar, Yusuf memastikan setiap SD sudah memiliki guru yang kompeten dalam mengajar Bahasa Inggris. “Yang di SMP ini termasuk SD saya kemarin mulai itu sudah kami sampaikan guru lainnya itu juga mengikuti. Kalau bilingual itu kan pengajar lebih nyaman dan lebih bagus,” ujarnya.

Dia menegaskan, penguatan kemampuan berbahasa tidak hanya dibebankan pada guru Bahasa Inggris, tetapi juga melibatkan guru lain. “Kalau di Surabaya, memang dikenalkan secara bertahap mulai PAUD, SD, dan SMP, di mana di setiap jenjangnya akan menyesuaikan usia dan kemampuan anak. Jadi usia PAUD pengenalan kosakata, SD mulai belajar merakit kosakata, dan SMP lebih pada grammar dan lainnya,” katanya, mengakhiri.

Langkah Berkelanjutan

Penguatan Bahasa Inggris di PAUD Surabaya menjadi langkah penting dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu berkompetensi global. Dengan pendekatan bertahap dan kolaborasi antar lembaga pendidikan, diharapkan siswa di Surabaya dapat tumbuh menjadi individu yang percaya diri dan mampu beradaptasi dengan dunia yang semakin terhubung.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan